Komut Inalum Doni Monardo tinjau reklamasi bekas tambang timah Bangka

·Bacaan 1 menit

Komisaris Utama PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) Letnan Jenderal (Letjen) TNI (Purn) Doni Monardo meninjau sekaligus melakukan penanaman pohon di lahan bekas penambangan bijih timah di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

"Saya mendukung penuh keinginan Gubernur Kepulauan Babel Erzaldi Rosman untuk mendorong PT Timah dalam mereklamasi lahan bekas tambang timah untuk dijadikan area produktif yang bermanfaat bagi masyarakat," kata Letjen TNI (Purn) Doni Monardo di Pangkalpinang, Minggu.

Ia mengatakan penanaman jambu mete dan tanaman bakau di sekitar lahan bekas tambang timah ini untuk menjadikan lahan ini kembali produktif guna meningkatkan perekonomian masyarakat, sekaligus sebagai upaya merehabilitasi lahan yang rusak akibat aktivitas pertambangan.

"Saya senang sekali Pak Gubernur punya komitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan dengan mendorong reklamasi lahan eks tambang," ungkapnya.

Baca juga: Mengubah bekas tambang timah jadi lahan produktif

Menurut dia, aktivitas tambang timah sering kali merusak lahan. Fungsi lahan menjadi terganggu karena lahan yang terus-menerus dikeruk untuk diambil kandungan timahnya, sehingga tak jarang tanah di Pulau Bangka dan Belitung menjadi berlubang menganga. Tidak hanya di darat, aktivitas tambang timah di lautan juga digarap. Akibatnya, ekosistem laut menjadi terancam.

“Saya lihat dari pesawat juga pulau ini (Bangka) berlubang-lubang,” ungkap Doni Monardo.

Gubernur Kepulauan Babel Erzald Rosman Djohan mengatakan hingga saat ini sudah mulai memanfaatkan lahan bekas tambang untuk dijadikan lahan produktif, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Berbagai inovasi telah kami lakukan di lahan eks tambang, tentunya melibatkan masyarakat dalam proses reklamasi sehingga masyarakat mendapat manfaat," katanya.

Baca juga: Wabup Bangka: Reklamasi PT Timah kurangi dampak cuaca ekstrem

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel