Kondisi Dul Kritis, Maia Estianty Terlihat Pucat

TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Maia Estianty terus mendampingi anak bungsunya, AQJ alias Dul, di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan. Maia hari ini terlihat pucat dengan mata sembap saat berjalan di lorong ruang emergency di rumah sakit itu.

Sepanjang hari ini, mantan istri Ahmad Dhani tersebut terlihat tak meninggalkan sang anak yang masih terbaring lemah akibat kecelakaan yang terjadi di tol Jagorawi, Cibubur, Jakarta, Ahad lalu, 8 September 2013.

Maia hanya terlihat sebentar berada di lorong ruang emergency, menemani kerabat yang ingin menjenguk Dul. Tak lama kemudian, sang anak terlihat keluar dari sebuah ruangan di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta.

Maia sampai saat ini belum bisa dimintai keterangan mengenai kecelakaan yang dialami putra bungsunya tersebut. Dul sendiri masih dalam perawatan intensif dan menderita Complex Fracture pada bagian paru-parunya. Dul juga mengalami patah tulang pada bagian kakinya.

Kabar terakhir, Dul akan segera mendapatkan perawatan intensif di sebuah rumah sakit si Singapura. Namun kebenaran kabar ini masih belum dapat dipastikan, mengingat Ahmad Dhani ataupun Maia masih belum memastikan keberangkatan sang anak.

NANDA HADIYANTI

Topik Terhangat

Tabrakan Anak Ahmad Dhani | Jokowi Capres? | Miss World | Penembakan Polisi | Krisis Tahu-Tempe

Berita Terpopuler

Vicky Zaskia Gotik Ditipu dalam Pemilihan Lurah

Ditawari Vicky Mobil, Zaskia Gotik Jual Cincin

Bahasa Vicky Zaskia Gotik Dimengerti Keluarganya

Apa Aktifitas Vicky Eks Zaskia Gotik di Amerika?

Jenguk Dul, Camelia Bawakan Donat

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.