Kondisi mahasiswi FH Unsoed lakukan percobaan bunuh diri mulai membaik

Dekan Fakultas Hukum (FH) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Muhammad Fauzan mengatakan kondisi mahasiswi berinisial W (18), yang melakukan percobaan bunuh diri, kini mulai membaik.

"Saat ini, mahasiswi berinisial W (18) masih menjalani perawatan di RST Wijayakusuma. Insya Allah kondisinya mulai membaik," kata Fauzan saat dihubungi ANTARA di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis siang.

​​​​​​​Fauzan mengaku dirinya segera menuju ke Rumah Sakit Tentara (RST) Wijayakusuma Purwokerto sesaat setelah mendapatkan informasi adanya mahasiswa Unsoed melakukan percobaan bunuh diri. Dia juga sempat berbincang dengan W meskipun yang bersangkutan dalam kondisi setengah sadar.

Dalam perbincangan tersebut, menurut Fauzan, W mengaku sering menjadi korban perundungan yang dilakukan oleh teman-temannya. Kendati demikian, W tidak menjelaskan siapa temannya yang sering merundungnya.

"Ngomongnya sih begitu (menjadi korban perundungan); tapi kalau saya tarik ke belakang, dia kan sempat ngomong sama saya dalam suasana setengah sadar, kelihatannya juga ada persoalan dengan keluarga, kemungkinan seperti itu," kata Fauzan.

Baca juga: Psikolog ajak orang tua jaga kesehatan mental anak dengan bermain

Berdasarkan informasi yang diterima saat penerimaan mahasiswa baru, menurut Fauzan, W yang merupakan mahasiswi angkatan 2022 asal Jakarta Timur itu diketahui hampir pingsan ketika mendengar suara keras.

"Jadi, kalau mendengar suara keras kayak dibentak, dia itu langsung down," tambahnya.

Terkait dengan kejadian tersebut, Fauzan mengatakan pihak Unsoed telah menghubungi orang tua W untuk datang ke Purwokerto.

Percobaan bunuh diri tersebut dilakukan W saat sedang duduk bersama teman-temannya di taman samping Gedung Roedhiro Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsoed, Kamis (3/11), sekitar pukul 08.00 WIB.

Teman-teman W dan petugas keamanan yang mengetahui perbuatan itu langsung berupaya mencegah. Setelah berhasil dicegah, W segera dibawa ke RST Wijayakusuma Purwokerto untuk mendapatkan penanganan dengan didampingi pihak FH Unsoed.

Baca juga: Seorang mahasiswi Unsoed Purwokerto lakukan percobaan bunuh diri
Baca juga: Psikiater tekankan pentingnya deteksi dini gejala depresi