Kondisi Rumah Dian Pelangi Usai Kebanjiran untuk Kali Pertama dalam 5 Tahun

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Banjir mengepung sejumlah kawasan di Jakarta. Masuk dalam daftar itu adalah Kemang, Jakarta Selatan, wilayah Dian Pelangi tinggal. Rumah sang desainer dilaporkan kebanjiran dengan ketinggian air mencapai paha orang dewasa.

Banjir ini kembali dirasakan untuk kali pertama dalam lima tahun. Melalui unggahan di Instagram, Dian Pelangi berbagi bahwa ia, suami, dan anak mereka sementara mengungsi ke rumah saudara yang lebih aman sejak Sabtu, 20 Februari 2021.

Dian pun membagikan video soal kondisi terbaru di rumahnya yang sudah mulai membaik pada Senin (22/2/2021). Dalam unggahan di Instagram Stories, Dian menuliskan, rumahnya sudah mulai dibersihkan.

"Alhamdulillah dibantuin sama @ADENRINDA, @WAWAN_8787, @TRFIANYSUANDY, MBAK LUCY DLL. Hari ini tinggal cuci sofa, kasur sterilisasi sama @ARHACLEAN. Mudah-mudahan bisa segera pulang," tulisnya.

Kondisi Rumah Dian Pelangi Usai Kebanjiran untuk Kali Pertama dalam 5 Tahun. foto: Instagram @dianpelangi
Kondisi Rumah Dian Pelangi Usai Kebanjiran untuk Kali Pertama dalam 5 Tahun. foto: Instagram @dianpelangi

Dalam unggahan tersebut, terlihat lantai di sebuah ruangan di rumah Dian kondisinya sudah kering, tak ada lagi air menggenang dan sudah cukup bersih.

Dian juga menyampaikan rasa terima kasih pada para pengikut akunnya yang sudah memberi doa, juga dukungan saat dirinya sekeluarga terdampak banjir.

Sebelumnya, pada Jumat, 19 Februari 2021, Dian mulai khawatir banjir karena hujan deras, tapi tak menyangka akan parah. Terlebih, sudah lima tahun rumahnya tak pernah terkena banjir lagi.

Menerobos Banjir

(Instagram/dianpelangi)
(Instagram/dianpelangi)

Pada Sabtu pagi, 20 Februari 2021, Dian Pelangi mengaku kaget karena seluruh lantai satu rumahnya terendam air. Tapi, lagi-lagi ia tak terpikir airnya akan naik. Tak lama kemudian, air justru meninggi.

Keluarga Dian mulai panik dan memutuskan mengemasi barang untuk mengungsi. Ia pun menunggu dievakuasi dengan perahu karet, namun tak kunjung datang.

Karena situasi makin darurat, Dian dan suami, Sandy Nasution, akhirnya nekat menerobos banjir bersama anak mereka yang berusia enam bulan untuk menyelamatkan diri ke tempat aman.

Dalam videonya, terlihat sang suami menggendong buah hati mereka, Rumi, dengan cukup tenang, sementara Dian terdengar panik. "Bundi heboh thalassophobia (Fobia pada laut atau samudra)" tulisnya sebagai keterangan videonya.

Infografis Jakarta Banjir Lagi

Infografis Jakarta Banjir Lagi. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Jakarta Banjir Lagi. (Liputan6.com/Abdillah)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: