Kondisi Seadanya, Lamborghini Countach Ini Bernilai Rp2,8 Miliar

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Berkshire - Meski dalam kondisi hancur dan terbengkalai lebih dari 10 tahun, supercar klasik Lamborghini Countach ini dilelang dengan harga mulai dari $200.000 atau Rp2,8 miliar(Kurs $1=Rp14.245).

Melansir Zing, lelang ini sendiri akan diadakan di arena pacuan kuda Ascot, Berkshire, Inggris pada 25 September 2021 mendatang.

Jika pun berhasil memenangkan lelang, pemilik baru tetap harus mengeluarkan biaya yang cukup besar setidaknya sekitar $500.000. Biaya ini dikeluarkan untuk mengembalikan Countach ke kondisi semula.

Dibeli Pada Tahun 2000

Countach ini sendiri dibeli oleh pemilik sebelumnya pada tahun 2000 lalu. Saat itu, mobil masih dalam kondisi baik dan bisa dikendarai di jalan raya.

Pemiliknya pun masih melakukan perawatan, bahkan sempat merekondisi mesinnya pada tahun 2004. Hal itu diketahui dari dokumen yang ada di dealer Lamborghini London.

Tak hanya itu saja, bagian kopling, knalpot, dan komponen-komponen lainnya telah diganti. Bahkan pemiliknya juga melakukan beberapa perawatan tambahan agar tampilannya seperti baru pada 2006.

Kemudian pada 2008 Countach ini dibawa ke garasi khusus. Harapannya dirombak total dan diperbaiki, serta memperbarui interior.

Namun karena beberapa alasan mobil ini dibongkar dan terbengkalai selama 13 tahun terakhir. Sedangkan pemilik sebelumnya merupakan pemilik ke-19 dari supercar ini.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Spesifikasi Lamborghini Countach

Sekadar informasi Lamborghini Countach diproduksi pada periode 1974 hingga 1990. Maka tak heran jika supercar ini cukup langka dan dihargai mahal.

Supercar ini menggunakan mesin V12 dengan kapasitas 5.2L. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga hingga 449 hp dan torsi puncak 500 Nm pada 5.200 rpm.

Sumber: Otosia.com

Infografis 4 Unicorn di Indonesia

Infografis 4 Unicorn di Indonesia. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis 4 Unicorn di Indonesia. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel