Kondisi sehat, tim gabungan temukan wisatawan hilang di kawasan Bromo

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Jawa Timur menyatakan tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang wisatawan asal Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Roni Nur Efendi (20) yang dilaporkan hilang di kawasan Gunung Bromo dalam kondisi sehat.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan di Kabupaten Malang, Selasa mengatakan bahwa Roni Nur Efendi sudah ditemukan dalam keadaan selamat kurang lebih pukul 12.00 WIB.

"Sudah ditemukan kurang lebih pukul 12.00 WIB," katanya.

Ia menjelaskan, Roni Nur Efendi ditemukan oleh tim gabungan kurang lebih sejauh 200 meter dari tempat kejadian musibah atau dari titik ditemukannya barang-barang miliknya.

Roni ditemukan tim gabungan di bawah bukit pada lokasi Gunung Emprit Blok Pusung Dhuwur dengan kemiringan medan mencapai 65 derajat.

Dengan lokasi yang cukup sulit dijangkau oleh tim gabungan tersebut, lanjutnya, proses evakuasi membutuhkan waktu. Roni Nur Efendi ditemukan dalam kondisi sehat namun mengalami dehidrasi.

"Kondisinya sehat, nanti pulang akan dikawal dengan teman-teman dari BPBD Kabupaten Malang," katanya.

Ia menambahkan, kondisi korban lemas akibat dehidrasi tersebut. Setelah melakukan pemulihan, Roni Nur Efendi kemudian dievakuasi oleh tim gabungan dan dibawa ke Posko Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Wonokitri.

"Saat ditemukan kondisinya memang lemas dan dehidrasi. Namun setelah pemulihan, selanjutnya korban dievakuasi ke posko dan kemudian akan diserahkan ke keluarga," kata Sadono Irawan .

Sebelumnya, Roni Nur Efendi dilaporkan hilang pada 19 Juni 2022 di kawasan Pusung Dhuwur, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Roni hilang usai berpisah dari rekan-rekannya setelah berwisata ke kawasan Gunung Bromo.

Saat itu, petugas menemukan sepeda motor, telepon genggam, helm, sepatu dan jaket yang ditinggalkan korban di sekitar wilayah Pusung Dhuwur. Petugas sempat menunggu pemilik barang-barang tersebut selama kurang lebih empat jam.

Sebelum Roni Nur Efendi hilang, ia bersama tujuh orang rekannya berwisata ke kawasan Gunung Bromo sejak 18 Juni 2022. Keesokan harinya, ia berpamitan kepada rekan-rekannya untuk mendahului pulang.

Namun, selang beberapa waktu kemudian, Roni Nur Efendi sempat mengirimkan pesan melalui Whatsapp meminta bantuan kepada rekan-rekannya tersebut. Rekan-rekan korban berusaha mencari namun tidak menemukan lokasi yang bersangkutan.

Ia juga sempat melakukan panggilan telepon kepada salah seorang rekannya dan menyatakan bahwa sudah dijemput oleh pihak keluarga, sehingga teman-teman Roni tersebut kembali ke rumah masing-masing.

Pada sore harinya, keluarga Roni Nur Efendi mendatangi kantor resort Taman Nasional Bromo Tengger Semeru di wilayah Wonokitri. Kemudian, petugas Balai Besar TNBTS bersama keluarga melakukan pencarian pada saat itu, namun tidak ditemukan.

Pencarian Roni Nur Efendi dilakukan oleh petugas gabungan dimulai pada titik penemuan barang-barang miliknya itu. Pencarian pada Senin (20/6) dilakukan hingga radius tiga kilometer dari titik awal.

Baca juga: Seorang wisatawan dilaporkan hilang di kawasan Bromo

Baca juga: Sebagian alat pemantau aktivitas Gunung Bromo hilang

Baca juga: Kawasan Bromo-Semeru kembali dibuka untuk wisatawan mulai 24 Mei

Baca juga: Seluruh pintu masuk kawasan Bromo dibuka untuk wisatawan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel