Kondisi Terkini Pesepeda Korban Tabrak Lari Driver Taksi Online di Harmoni

Merdeka.com - Merdeka.com - Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Purwanta melaporkan kondisi pesepeda korban tabrak lari mobil di jalan Harmoni. Korban mengalami luka ringan sedang menjalani perawatan di rumah sakit kawasan Kemayoran.

"Ada luka sedikit, tapi tidak terlalu parah. Dan alhamdulilah habis dibawa ke rumah sakit langsung pulang," kata Purwanta kepada wartawan, dikutip Minggu (6/11).

Purwanta menjelaskan setelah korban membaik, polisi tengah menyiapkan untuk memediasi antara korban dan pelaku.

"Kita mediasi, InsyaAllah (hadir). Ya imbauan kepada pengguna jalan agar lebih hati-hati dan ada beberapa kegiatan masyarakat yang harus kita saling hormati agar kita saling bersama-sama menjaga keselamatan di jalan," imbuhnya

Proses mediasi dilakukan untuk mencari titik temu sebagai tindakan restorative justice untuk kedua belah pihak berdamai dalam kasus ini. Pelaku diduga melanggar hukum karena melarikan diri usai menabrak korban.

"Iya setelah ada pelanggaran yang dilakukan pelaku. Itu kan ada titik temu antara mobil dengan pesepeda. Nah itulah yang terjadi seperti itu," katanya.

"(walau lampu hijau), Ya itu salah satu pelanggaran bahwa kemanusiaan lebih dari segala-galanya. Iya, termasuk pelanggaran (melarikan diri), nanti kita lihat BAP-nya," ujarnya.

Kronologi Tabrak Lari

Pelaku tabrak lari pesepeda di Harmoni, Jakarta pusat berinisial ML (35). Dia adalah seorang pengemudi taksi online. menyerahkan diri ke polisi untuk bertanggungjawab atas tindakannya pada Sabtu (5/11).

"Saya kerja di driver pengemudi online di Grab," kata ML kepada wartawan, di Polres Metro Jakarta Pusa.

ML menceritakan saat itu tidak sengaja menabrak pesepeda karena kondisi lampu lalu lintas telah hijau. Pelaku panik dan membawa penumpang melarikan diri.

"Kalau kronologinya tadi saya lagi di lampu merah Harmoni posisi saya lampu hijau. Tiba-tiba ada sepeda lewat di depan mobil saya. Saya panik dan sedang membawa penumpang orang asing," ujarnya.

"Jadi saya melarikan diri, terus panik makanya saya sekarang hari ini ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk bertanggungjawab tentang apa yang saya lakukan dan saya mau meminta maaf kepada korban dan akan mempertanggung jawabkan. Semoga sehat dan maaf saya diterima sama beliau," tambah dia.

Dia mengakui niat untuk menyerahkan diri sudah dari awal saat kejadian. Dia yakin posisinya benar dalam kejadian tersebut.

"Karena saya yakin saya benar, saya lampu hijau, cuma saya itu salahnya melarikan diri. Enggak tanggung jawab dengan korban dan emang pengen tanggung jawab tapi kan ada penumpang juga kita," jelasnya. [ray]