Kondisi Wisma Atlet, Keterisian Pasien COVID-19 Tembus 81,7 Persen

·Bacaan 1 menit

VIVA – Lonjakan kasus COVID-19 membuat tingkat keterisian Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat hingga Minggu pagi, 20 Juni 2021 hanya tersisa 18,2 persen. Dengan data itu, hanya 1.352 tempat tidur yang belum terisi.

Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I Kolonel Marinir Aris Mudian mengatakan, per Minggu pagi tadi, per pukul 08.00 WIB, jumlah pasien rawat inap di RSD Wisma Atlet sebanyak 6.042 orang. Angka ini menunjukan ada penambahan 12 orang dibanding hari sebelumnya. Dengan data itu, total tempat tidur yang sudah terisi sebanyak 81,7 persen.

"Jumlah pasien rawat inap 6.042 orang (3.039 pria dan 3.003 wanita). Mereka dirawat di tower 4, 5, 6, dan 7 Wisma Atlet," kata Aris dalam keterangannya.

Sementara itu, untuk total kapasitas tempat tidur yang tersedia di RSD Wisma Atlet Kemayoran sebanyak 7.394 bed. Dengan demikian, tingkat keterisian Wisma Atlet Kemayoran kini hanya tersisa 18,2 persen.

Tingkat keterisian RSD Wisma Atlet terus naik seiring terus melonjaknya kasus baru COVID-19 di Jakarta pasca Lebaran. Dalam tiga hari terakhir saja, tercatat kenaikan kasus baru selalu di atas empat ribu per hari.

Data per Sabtu, 19 Juni 2021, menjadi jumlah kasus harian tertinggi sepanjang pandemi melanda Ibu Kota, yakni 4.895 orang positif. Secara nasional, kasus harian di Ibu Kota merupakan tertinggi dibandingkan provinsi lainnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia menjelaskan, sudah dilakukan tes PCR kepada 16.797 orang dan menghasilkan 23.010 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, Pemprov DKI dilaporka ada kasus positif baru sebanyak 4.895.

"[Pemprov DKI juga telah melakukan] tes antigen hari ini kepada 4.808 orang dengan hasil 434 positif dan 4.374 negatif," ujar Dwi dalam keterangannya, Sabtu, 19 Juni 2021.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel