Kondominium Ambruk di Miami, Tak Ada Korban Asal Indonesia

·Bacaan 2 menit

VIVA – Upaya pencarian korban kondominium Surfside ambruk di Miami, Florida, Amerika Serikat terus dilakukan.

Total telah ditemukan 22 jenazah dari gedung yang ambruk pekan lalu itu. Diperkirakan sekitar 126 orang hilang atau belum diketahui keberadaannya.

Ada sejumlah diaspora Indonesia yang tinggal di sekitar kawasan pantai Miami tersebut. Salah satunya Marianus Dharma Batubara. Pria asal Sumatera Utara yang telah menetap selama 32 tahun di kawasan tersebut, tinggal hanya beberapa blok dari gedung runtuh itu.

Dharma yang berprofesi sebagai interpreter di Pengadilan Floria itu, memastikan tidak ada diaspora yang tinggal di gedung ambruk tersebut.

Hal senada dikemukakan KJRI Houston yang wilayah kerjanya mencakup negara bag?ian Florida. Hingga saat ini, tidak ada informasi adanya korban yang menimpa diaspora Indonesia. Diperkirakan di seluruh negara bagian Florida terdata 2.977 warga negara Indonesia (WNI).

Tim pencari yang telah menyisir beton hingga kedalaman 5 meter sempat menghentikan pencarian selama 15 jam. Hal itu akibat kondisi sisa bangunan yang tidak stabil yang akan membahayakan tim penyelamatan.

Rencananya, upaya pencarian korban akan dihentikan lagi karena ancaman Badai Elsa yang bergerak mendekati kawasan tersebut.

Runtuhnya kondominium ini merupakan yang terburuk sepanjang sejarah di Amerika Serikat. Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan ibu negara memberikan perhatian khusus dan telah mengunjungi lokasi kejadian, Kamis, 1 Juli 2021 lalu.

Bertemu dengan sejumlah tenaga penyelamat dan keluarga korban, Presiden ke 46 AS itu menyanggupi pemerintah federal akan membantu biaya operasi penyelamatan dan pencarian korban.

Joe Biden dan istri mengakhiri lawatannya dengan meletakkan karangan bunga dan pesan belasungkawa di Wall of Hope and Memorial yang berada di dekat gedung tersebut.

Hingga saat ini, penyebab ambruknya sebagian gedung tersebut masih dalam penyelidikan. Diduga ada kerusakan struktur bangunan yang perlu diperbaiki.

Untuk mencegah terulangnya insiden tersebut, Jumat, 2 Juli 2021, Pemerintah Kota North Miami Beach memerintahkan penutupan segera dan evakuasi sekitar 300 warga penghuni kondominium Crestview Tower yang berada sekitar 12 km dari lokasi gedung ambruk tersebut. Hal ini karena ada laporan dugaan kondisi struktur bangunan yang tidak aman.

Laporan Yanri Subekti (tvOne/ Amerika Serikat)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel