Koneksi Mendes mungkinkan Wolves bermimpi lagi

Wolverhampton (AFP) - Wolverhampton Wanderers menikmati secara sporadis sepakbola Eropa sejak era keemasan mereka pada 1950-an, tetapi hubungan kontroversial dengan agen super Portugal Jorge Mendes telah membuat mereka menjadi kekuatan yang harus diperhitungkan lagi.

Keberhasilan tiga kali klub ini menjuarai liga diabadikan dalam patung dua legenda Wolves Billy Wright dan manajer Stan Cullis di kedua ujung stadion klub Molineux.

Skuat yang mereka pimpin saat itu digembar-gemborkan sebagai "juara dunia" oleh pers Inggris karena memenangkan serangkaian pertandingan persahabatan yang glamor yang akhirnya mengantarkan kepada kreasi Piala Eropa.

Enam puluh tahun kemudian, Wolves bisa kembali ke Liga Champions musim depan melalui finis empat besar Liga Premier -kemungkinan posisi kelima jika dua tahun larangan sepak bola Eropa kepada Manchester City diterapkan- atau dengan menjuarai Liga Europa.

Pasukan Nuno Espirito Santo itu akan menjamu Espanyol pada leg pertama babak 32 besar Liga Europa mereka pada Kamis dan hanya berjarak lima poin di bawah zona Liga Champions di Liga Premier.

Enam tahu lalu Wolves masih menjadi raksasa yang sedang tidur, bekutat di divisi tiga sepak bola Inggris, tetapi akuisisi oleh konglomerat China Fosun pada 2016 dan hubungan mereka yang dekat dengan Mendes telah mengubah nasib klub ini.

Penunjukan Nuno sebagai pelatih dan sumbangsih terus menerus dari beberapa pemain dalam daftar klien bertabur bintang Mendes telah membuat Wolves promosi pada musim pertama manajer asal Portugal tersebut mengasuh tim ini dan finis ketujuh dalam musim pertama mereka di Liga Premier.

"Bagi kebanyakan penggemar dari generasi saya, Anda merasa seperti menyaksikan pertandingan (video-game) Football Manager Anda menjadi kenyataan," kata David Evans dari Wolves Fancast kepada AFP.

Pemain internasional Portugal Rui Patricio, Ruben Neves dan Joao Moutinho, mantan Atletico Madrid dan striker Benfica Raul Jimenez dan Nuno sendiri termasuk di antara klien Mendes yang menjadi raksasa-raksasa modern di Molineux.

"Setelah banyak berbincang, dia meyakinkan saya bahwa mengambil alih Wolves akan menjadi langkah tepat bagi saya. Proyek ini sangat menantang dan disajikan dengan cara yang sangat antusiastis," kata Nuno kepada ESPN Brasil.

"Dia kawan saya dan orang yang sangat saya kagumi. Dia agen terbaik di dunia."

Keberhasilan Wolves bukannya tanpa kritik. Pemilik Leeds United Andrea Radrizzani pada 2018 menyebut hubungan Fosun dengan Mendes "tidak sah dan tidak adil".

Namun, penyelidikan oleh baik Liga Sepakbola Inggris maupun Liga Premier menyimpulkan bahwa mengingat Mendes tidak memegang peran resmi di klub itu, maka tidak ada aturan yang dilanggar.

Ketergantungan Wolves kepada lini produksi Mendes tidak menunjukkan tanda-tanda melambat. Pembelian Daniel Podence dari Olympiakos pada Januari membuat jumlah pemain Portugal dalam skuad tim inti Nuno menjadi delapan orang.

Awal bulan ini, direktur olah raga Kevin Thelwell -orang yang bertanggung jawab mendatangkan pemain pemain tidak terkait Mendes seperti kapten klub Conor Coady dan pemain internasional Belgia Leander Dendoncker - meninggalkan klub untuk menjadi kepala olahraga New York Red Bulls.

Korespondensi yang terungkap dalam dokumen bocor Football Leaks menunjukkan peran penting yang dimainkan Mendes. Satu email dari ketua eksekutif Wolves Jeff Shi ke agensi Gestifute milik Mendes menyebutkan: "Anda tahu sekali alasan investasi Wolves terutama karena pertaruhan dan kepercayaan kami pada Jorge."

Klub-klub Liga Premier menghabiskan lebih dari 260 juta pound cuma untuk fee agen pada musim 2018/2019, sehingga mendorong seruan untuk mengambil tindakan keras terhadap uang yang keluar dari sepak bola Inggris.

Namun, bagi penggemar yang sudah melalui masa-masa sulit, bergaul dengan Mendes adalah harga pantas untuk mengejar impian Liga Champions.

"Sembilan puluh lima persen dari pemain yang kami miliki dari dia adalah fantastis berhasil, jadi kami tidak bisa membantahnya," kata Evans.

"Jika Anda memiliki pilihan guna memasuki buku hitam kecil Jorge Mendes dan stoknya, mengapa Anda tidak melakukannya?

"Saya yakin tim-tim lain di Liga Premier, jika mereka memiliki opsi untuk memanfaatkan hubungan dengan orang seperti Mendes, mereka pasti melakukannya."