Konfirmasi Suzuki Ingin Cabut dari MotoGP, Joan Mir Bikin Pesan Haru: Isunya Sudah Teken Kontrak dengan Honda

Bola.com, Jakarta - Hari Kamis (12/05/2022), tim Suzuki Ecstar mengkonfirmasi sedang terlibat diskusi bersama Dorna selaku penyelenggara MotoGP.

Topik diskusi adalah keinginan Suzuki untuk keluar dari ajang MotoGP pada akhir musim 2022.

Ini merupakan isu yang beredar beberapa hari terakhir dan akhirnya memang terkonfirmasi.

Pembalap Suzuki, Joan Mir pun langsung memberikan respons. Apa kata pembalap asal Spanyol itu?

Pesan Haru

Pembalap Spanyol Joan Mir dari Tim SUZUKI ECSTAR saat latihan bebas ketiga di Sirkuit Pertamina Mandalika di Mandalika, Pulau Lombok, Indonesia, Sabtu (19/3/2022). (AP Photo/Achmad Ibrahim)
Pembalap Spanyol Joan Mir dari Tim SUZUKI ECSTAR saat latihan bebas ketiga di Sirkuit Pertamina Mandalika di Mandalika, Pulau Lombok, Indonesia, Sabtu (19/3/2022). (AP Photo/Achmad Ibrahim)

Melalui jejaring sosial Instagram, Joan Mir memberikan pesan haru untuk Suzuki, tim yang ia antar jadi juara dunia MotoGP 2020.

"Kalian adalah yang terbaik! Selalu ada di hati saya," tulis Joan Mir.

Lalu di kolom komentar, ia melanjutkan pesannya: "Terima kasih untuk semua orang di tim yang telah bekerja sangat keras setiap pekan."

"Kami akan selalu mengingat cantiknya motor biru ini," lanjutnya.

Perpisahan

Jelas pesan haru Joan Mir tersebut merupakan indikasi perpisahan antara sang pembalap dengan Suzuki.

Apalagi media internasional mulai memberitakan bahwa diam-diam Joan Mir sudah teken kontrak bersama Repsol Honda untuk MotoGP 2023.

Bukan sebuah langkah salah tentunya. Apalagi Suzuki memang telah memberikan sinyal bakal keluar dari ajang MotoGP pengujung musim 2020.

Konfirmasi dari Suzuki Sedang Diskusi untuk Keluar dari MotoGP

Alex Rins dan Joan Mir merayakan keberhasilan finis podium pada MotoGP Aragon, Minggu (18/10/2020). (JOSE JORDAN / AFP)
Alex Rins dan Joan Mir merayakan keberhasilan finis podium pada MotoGP Aragon, Minggu (18/10/2020). (JOSE JORDAN / AFP)

"Suzuki Motor Corporation sedang berdiskusi dengan Dorna mengenai kemungkinan mengakhiri partisipasi di MotoGP pada akhir 2022."

"Sayangnya, situasi ekonomi saat ini dan kebutuhan untuk memusatkan upaya pada perubahan besar yang dihadapi dunia otomotif di tahun-tahun ini, memaksa Suzuki untuk mengalihkan biaya dan sumber daya manusia untuk mengembangkan teknologi baru.

"Kami ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Tim Suzuki Ecstar kami, kepada semua orang yang telah mendukung kegiatan balap motor Suzuki selama bertahun-tahun dan kepada semua penggemar Suzuki yang telah memberikan dukungan antusias kepada kami.”

Bukan Kali Pertama

Namun kepergian Suzuki karena alasan bujet bukan kali pertama ini terjadi. Pada tahun 2012-2014, Suzuki juga sempat absen mengikuti MotoGP.

Cabutnya Suzuki pada akhir MotoGP 2022 diprediksi bisa semakin memanaskan bursa perpindahan pembalap.

Karena dua pembalap Suzuki yang sama-sama kompetitif: Alex Rins dan Joan Mir, kini dipaksa mencari tim baru.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel