Konflik Papua karena Kesenjangan Sosial

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono mengakui salah satu penyebab konflik Papua yang berkepanjangan karena kesejahteraan dan pembangunan belum merata. "Kami akui masih perlu pemerataan pembangunan," kata Agung seusai meninjau Rumah Sakit Umum Daerah Budhi Asih, Jakarta Timur, Jumat, 22 Februari 2013.

Agung membantah pemerintah tak memperhatikan Papua. Menurutnya, kesulitan medan yang jauh dari pemerintahan menjadi salah satu penyebab Papua masih terbelakang. Agung juga menuturkan saat ini pemerintah sedang fokus pada percepatan pendidikan dan kesehatan di Papua.

Aksi penembakan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Puncak Jaya dan dan Kabupaten Puncak, Papua. Kemarin delapan anggota TNI tewas tertembak. Satu orang ditembak di wilayah Tinggi Nambut, Kabupaten Puncak Jaya dan tujuh orang lainnya di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak.

SUNDARI

Baca juga:

Nazar: Anas Bikin Cerita Tipu-tipu Mahabharata

Kode Korupsi Al-Quran: Santri, Pengajian, Murtad

KPK Kembali Periksa Elda Devianne

Ini Alasan Pemerintah Ingin Hapus Dinasti Politik

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.