KONI Aceh ingatkan atlet jaga kesehatan jelang ke PON XX

·Bacaan 2 menit

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh mengingatkan semua atlet yang dipersiapkan ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XX menjaga kesehatan menjelang keberangkatan ke Provinsi Papua.

"Kami mengingatkan seluruh atlet dan pelatih memperhatikan serta menjaga kesehatan menjelang berangkat dan bertanding ke PON Provinsi Papua," kata Ketua Harian KONI Aceh Kamaruddin Abubakar di Banda Aceh, Selasa.

KONI Aceh akan memberangkatkan 127 atlet dari 26 cabang olahraga ke PON XX di Provinsi Papua pada 2-15 Oktober 2021. Saat ini, mereka fokus menjalani pemusatan latihan daerah tahapan akhir dengan fase pra-kompetisi serta kesiapan bertanding.

Baca juga: KONI Aceh: Vaksinasi atlet dan ofisial PON sudah 100 persen

Kamaruddin Abubakar yang akrab disapa Abu Razak mengharapkan semua atlet, pelatih, ofisial maupun seluruh personel Kontingen Aceh tetap menerapkan protokol kesehatan agar tidak terpapar COVID-19.

Kepada ofisial, pendamping, pelatih cabang olahraga, kata Kamaruddin Abubakar, jangan lengah dan lalai menjaga para atletnya menjelang berangkat serta berlaga di PON di tengah pandemi COVID-19.

"Dalam fase pemusatan latihan menjelang berangkat dan berlaga di PON, perhatikan jangan sampai ada atlet yang cedera. Beri terus motivasi dan semangat kepada seluruh atlet. Tetap jaga kondisi fit dan sehat, sehingga atlet bisa dan siap bertanding," kata Kamaruddin Abubakar.

Baca juga: Aceh bidik peringkat 15 pada PON Papua

Senada juga disampaikan Ketua Pelatda PON KONI Aceh Bachtiar Hasan. Ia juga mengingatkan semua atlet dan ofisial yang akan diberangkatkan ke Papua mematuhi protokol kesehatan.

"Kami ingatkan patuhi protokol kesehatan. Selalu memakai masker, menjaga jarak, dan tidak berkerumunan guna mencegah penularan COVID-19," kata Bachtiar Hasan.

Menurut Bachtiar Hasan, waktu pelaksanaan PON kurang sebulan lagi dan kini pandemi COVID-19 masih berlangsung. Oleh karena itu, para atlet maupun ofisial harus menjaga diri jangan sampai terpapar COVID-19.

"Jangan sampai ketika mau bertanding atau hendak berangkat ke Papua, dinyatakan positif terpapar COVID-19. Jika ini terjadi yang rugi bukan hanya atlet, tetapi juga masyarakat Aceh," kata Bachtiar Hasan.

Baca juga: Aceh targetkan 14 medali emas di PON XX Papua
Baca juga: Media massa dinilai punya peran penting sukseskan PON Papua
Baca juga: Dana tambahan Rp1,4 triliun untuk PON Papua diharapkan cair pekan ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel