KONI jajaki kerja sama dengan PT Telkom untuk bangun industri olahraga

·Bacaan 1 menit

KONI Pusat menjajaki peluang kerja sama dengan PT Telekomunikasi Indonesia guna membangun industri olahraga nasional sekaligus mendorong pembinaan olahraga prestasi Tanah Air.

Rencana kerja sama tersebut disampaikan dalam pertemuan antara Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman dan Director of Enterprise dan Business Service Telkom Indonesia Edi Witjara di Kantor KONI Pusat, Kamis.

Edi menyampaikan bahwa PT Telkom siap membangun industri olahraga Tanah Air, terutama di bidang digitalisasi data.

Baca juga: PT Telkom siapkan 891 titik WiFi gratis di arena PON Papua

“Diawali dengan big data yang dibangun serta dikelola dengan baik, Telkom yakin ke depan industri olahraga akan maju,” kata Edy dikutip laman gerakita.com.

“Dimulai dari yang kecil, tapi ada kelanjutan, memperbanyak keindahan industri olahraga,” tambah dia.

Marciano menyambut baik semangat yang diusung Telkom Indonesia. Ia berharap rencana kerja sama strategis tersebut mendapat dukungan dari banyak pihak demi meningkatkan pembinaan olahraga prestasi, namun tetap saling memberikan keuntungan.

“Potensi benefitnya yang diangkat, jadi itu yang mempersatukan kita,” katanya.

Setelah penjajakan ini akan dilakukan rapat selanjutnya untuk membahas formulasi dan bentuk kerja sama yang dimaksud.

Ini bukan yang pertama kali PT Telkom memberikan dukungan terhadap pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga Indonesia.

PT Telkom sebelumnya juga telah melakukan kerja kerja dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk membangun big data keolahragan nasional yang lebih terstuktur dengan harapan dapat lebih mudah menemukan atlet-atlet muda berpotensi dari berbagai pelosok negeri.

Baca juga: Kemenpora gandeng Kadin kembangkan industri olahraga nasional
Baca juga: P3DN, Kemenperin: Industri nasional produksi alat olahraga untuk PON

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel