KONI Pusat tinjau pelaksanaan cabang biliar PON Papua di Mimika

·Bacaan 1 menit

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman menyempatkan mengunjungi GOR Biliar SP5 Mimika untuk mengetahui proses pelaksanaan salah satu cabang olahraga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua di Kota Mimika, Rabu.

Pada kunjungannya ini, Marciano mengaku gembira akhirnya GOR Biliar Mimika bisa berfungsi penuh tanpa ada kendala dan menjadi salah satu fasilitas olahraga terbaik yang ada di Papua.

"Pertama ke sini gedungnya masih belum jadi, tapi sekarang sudah sangat bagus dan berkelas. Dalam arti memenuhi standar untuk dipakai ajang nasional dan internasional," kata Marciano dalam kunjungannya, Rabu.

Baca juga: Silviana Lu targetkan sapu bersih empat medali emas biliar PON Papua

Kunjungan Marciano ini dilakukan tak lama setelah kontingen tuan rumah meraih medali emas kedua dari cabang olahraga biliar, yaitu dari Silviana Lu.

Marciano juga sempat memantau aktivitas pertandingan yang sedang berjalan dari tribun atas, dan terkesan dengan pelaksanaan yang tertib serta ikut mematuhi protokol kesehatan.

"Ke depan, harapannya tentu biliar bisa menjadi salah satu olahraga unggulan dari Papua. Saya ikut senang tadi ada atlet Papua yang dapat medali emas," katanya di sela-sela kunjungan selama 20 menit itu.

Dengan fasilitas dan aset yang baik, olahraga biliar di PON ke-20 ini diharapkan bisa memunculkan atlet nasional masa depan yang kualitasnya bisa bersaing di tingkat dunia.

"Selain itu, gedung ini juga bisa menampung pelaksanaan ajang terbuka tingkat internasional sehingga kita bisa menggelar suata kompetisi secara terhormat," pungkasnya.

Baca juga: Kesabaran jadi kunci Silviana rebut emas di final biliar
Baca juga: Silviana berjuang keras dulang emas biliar kedua bagi Papua di PON
Baca juga: POBSI ingin GOR Biliar Mimika tetap aktif pasca PON Papua

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel