KONI Sumsel siapkan atlet PON dengan latihan terpusat

·Bacaan 1 menit

Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Selatan berupaya meningkatkan persiapan atlet menghadapi
Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang akan berlangsung di Papua pada 2-15 Oktober 2021 dengan mengelar latihan terpusat.

"Untuk meningkatkan kesiapan menghadapi PON XX, 102 atlet dari 24 cabang olahraga yang akan diturunkan di pesta olahraga nasional empat tahunan itu, pada Juli 2021 ini menjalani latihan terpusat di Jakabaring Sport City (JSC)," kata Sekretaris Umum KONI Sumsel, Suparman Roman di Palembang, Jumat.

Menurut dia, dengan latihan yang dilakukan secara terpusat dalam satu kawasan, diharapkan bisa dengan mudah melakukan pengawasan dan evaluasi.

Baca juga: KONI Sumsel siapkan latihan terpusat jelang PON Papua

Seluruh kegiatan latihan yang dilakukan atlet akan diawasi secara ketat agar berlangsung sesuai dengan konsep yang ditentukan.

Kemudian untuk mengetahui perkembangan atlet akan dilakukan evaluasi secara berkala sehingga jika tidak sesuai dengan konsep dan target yang diinginkan bisa segera dilakukan perbaikan.

Melalui persiapan tersebut diharapkan seluruh atlet dapat bertanding dengan baik dan mampu meraih target yang dibebankan kepada mereka.

Target yang dibebankan kepada atlet di PON XX Papua tidak terlalu berat, hanya memperbaiki peringkat dari pesta olahraga sebelumnya.

Posisi Sumsel pada PON sebelumnya di Bandung, Jawa Barat, 17-29 September 2016 berada di peringkat 21 dengan raihan enam medali emas, 11 perak dan 14 perunggu.

Atlet dari beberapa cabang olahraga menjadi andalan kontingen Sumsel untuk memperbaiki peringkat seperti sepak takraw, biliar, catur, selam, sepatu roda, taekwondo, dan tenis lapangan, ujar Suparman.

Baca juga: Sumsel prioritaskan atlet berpeluang medali yang dikirim ke PON Papua
Baca juga: Sumsel kirim 115 atlet ke PON Papua 2020

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel