Konser Dua Jam Nonstop, Dream Theater Bawakan 10 Lagu di Solo

Merdeka.com - Merdeka.com - Konser grup progressive metal asal Amerika Serikat Dream Theater di parkir selatan Stadion Manahan, Solo, Rabu (10/8) berlangsung meriah. Ribuan pecinta musik cadas yang datang dari berbagai kota ikut larut dalam alunan musik progressive rock yang digawangi James LaBrie; John Myung; John Petrucci; Jordan Rudess dan Mike Mangini.

Konser dibuka dengan alunan gitar basis grup band Gig, Dewa Bujana, yang mengalunkan lagu Indonesia Raya. Tepat pukul 20.00 WIB, lima punggawa Dream Theater keluar dan disambut riuh sekitar 10 ribu penonton.

Lagu The Alien yabg mengawali konser berhasil memukau para penonton yang sebagian besar mengenakan kaos hitam bergambar logo Dream Theater. Selain The Alien lagu-lagu ngehits yang dibawakan diantaranya Endless Sacrifice, Bridges in the Sky, Invisible Monster dan lainnya. Konser berlangsung dua jam nonstop dari pukul 20.00 WIB ditutup dengan lagu The Count of Tuscany.

Fernando, penonton asal Semarang mengaku puas dengan penampilan seluruh personel Dream Theater.Nando yang datang bersama sejumlah temannya mengaku sudah lama menantikan konser Dream Theater. Ia juga bersyukur konser tersebut akhirnya diadakan di Solo.

“Kan sempat tertunda karena pandemi. Seneng akhirnya malah dipindah ke Solo, jadi dekat dari rumah,” katanya.

Menurutnya ada beberapa lagu favorit yang cukup dihafal. Di antaranya Endless Sacrifice dan Bridges in the Sky.

“”Hafal banget, tapi sayang ada beberapa lagu yang enggak keluar. Harapannya besok-besok ada konser yang lebih besar di Solo,” ujarnya.

Meski datang terlambat, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku cukup puas dengan konser Dream Theater. Meskipun salah satu lagu permintaannya berjudul Pull Me Under tidak dimainkan.

“Nyat ora dimainke (memang tidak dimainkan). Ngerti Gibran teko ora dimainke (tahu saya datang tidak dimainkan),” selorohnya.

Selain konser Dream Theater, Gibran juga bersyukur ada dampak positif terhadap sektor ekonomi. Utamanya UMKM yang menenuhi area Stadion Manahan.

“Kuliner juga laris semua, apik apik (bagus),” tutupnya. [fik]