Konser Musik di Lippo Plaza Yogyakarta Ricuh, Dua Kubu Saling Lempar Batu & Kayu

Merdeka.com - Merdeka.com - Sebuah video berisi tentang perkelahian dua kubu penonton saat konser musik di Mall Lippo Plaza Yogyakarta, viral di media sosial. Video ini diambil dalam sebuah konser musik di Mall Lippo Plaza pada Minggu (12/6) malam.

Dalam video itu nampak kedua kubu ini saling menyerang dan melempar berbagai benda seperti batu, kayu hingga papan penunjuk arah di mall tersebut.

Kasubbag Humas Polresta Yogyakarta AKP Timbul Sasana Raharja mengatakan peristiwa dalam video itu berawal dari sebuah konser musik. Timbul menuturkan dirinya menduga penyelenggara konser tidak mengantisipasi membludaknya penonton.

"Itu berawal dari konser musik (band) Strada. Kemungkinan dari pihak manajemen tidak mengantisipasi membludaknya jumlah penonton," kata Timbul di Mapolresta Yogyakarta, Senin (13/6).

"Tiket yang ditutup lebih awal mungkin membuat penonton merasa tidak puas, jadi memaksa masuk. Sudah overload, kemudian ditutup, tapi sudah terlanjur membludak," sambung Timbul.

Timbul menerangkan jika konser musik tersebut tidak memiliki izin. "Untuk acara tersebut belum mengantongi izin dari aparat terkait, khususnya kepolisian," tegas Timbul.

Sementara itu, Manajer Operasional Expo Productions atau penyelenggara acara pertunjukan musik di Lippo Plaza Hangga Bagaswara mengatakan keributan antar penonton ini melibatkan penonton di luar dan di dalam venue dan terjadi di area parkir Mall Lippo Plaza Yogyakarta.

Hangga menuturkan ada 11 orang korban luka dari insiden tersebut. Korban-korban, kata Hangga, sudah langsung dibawa dan ditangani oleh IGD RS Siloam.

"Korban cuma luka, dari pengunjung. Untuk sementara terakhir saya diinfokan 11 masuk IGD Siloam," kata Hangga saat dihubungi.

Hangga menambahkan saat ini pihaknya tengah menginventaris kerusakan yang terjadi termasuk estimasi kerugian karena keributan ini. "Estimasi total kerugian belum dikalkulasi," kata Hangga. [rhm]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel