Konsistensi Faktor di Balik Kesuksesan Suzuki

Scherazade Mulia Saraswati
·Bacaan 1 menit

Hanya satu kemenangan, tetapi itu sudah cukup mengantarkan Joan Mir sebagai juara dunia musim ini, sekaligus mempersembahkan gelar kepada Suzuki yang terakhir kali merasakannya saat Kenny Roberts Jr berjaya 20 tahun silam.

Bicara soal koleksi podium tertinggi, Mir memang kalah, terutama jika dibandingkan duo Petronas Yamaha SRT: Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli, yang sama-sama mengemas tiga kemenangan.

Namun, Mir rutin menyambangi podium sebanyak tujuh kali, diawali ketika finis kedua di Austria. Dari situlah, Suzuki boleh dibilang mulai memegang kendali, termasuk menjadi penantang kuat perebutan titel.

Setali tiga uang, performa rekan setim Alex Rins tak kalah apiknya. Empat podium berhasil direbutnya, termasuk satu kemenangan, yang kemudian membawanya sebagai peringkat keempat klasemen akhir.

“Faktor terbesar tahun ini? Konsistensi sangat penting,” ucap Brivio saat konferensi pers jelang seri pamungkas MotoGP Portugal akhir pekan lalu.

“Ada banyak pembalap berbeda yang memenangi balapan, dan Yamaha telah menang balapan lebih banyak dari siapa pun, tetapi kami mampu untuk konsisten, 11 podium, kedua pembalap.”

Davide Brivio, Team Manager Suzuki MotoGP

Davide Brivio, Team Manager Suzuki MotoGP<span class="copyright">Gold and Goose / Motorsport Images</span>
Davide Brivio, Team Manager Suzuki MotoGPGold and Goose / Motorsport Images

Gold and Goose / Motorsport Images