Konsorsium Indonesia Bakal Tambah Investasi Saham di Oxford United

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Konsorsium Indonesia dikabarkan menambah investasi dengan membeli saham klub sepak bola asal Inggris Oxford United.

Konsorsium Indonesia yang termasuk Erick Thohir dan Anindya Bakrie akan membeli saham milik pengusaha asal Thailand, Sumrith "Tiger" Thanakarnjanasuth sehingga menguasai 51 persen kepemilikan saham mayoritas klub kota London berusia 126 tahun, Oxford United.

Konsorsium tersebut akan menuntaskan transaksi pembelian saham dan mengajukan rencana bisnis untuk mendapatkan persetujuan dari English Football League.

Mengutip oxfordmail.co.uk, Sabtu (20/3/2021) baik United dan Sumrith Thanakarnjanasuth yang saat ini memegang saham tersebut belum dapat mengomentari kesepakatan tersebut.

Akan tetapi, the Telegraph melaporkan mantan anggota dewan U sebutan untuk klub Oxford United, Erick Thohir bersama investor dari Afrika Selatan dan Vietnam termasuk dalam konsorsium.

Erick Thohir menjabat Direktur United pada November 2018-Oktober 2019, tetapi mundur setelah ditunjuk sebagai Menteri BUMN.

Ia memiliki raksasa Italia Inter Milan pada 2013-2019 dan menjadi pemegang saham mayoritas di MLS DC United. Pengurus U saat ini terdiri dari Tiger, Anindya Bakrie dan German Horst Geicke.

Anindya Bakrie menjadi direktur pada April 2019 dan memiliki hubungan lama dengan mantan anggota dewan dan Erick Thohir.

Ia berkecimpung di bidang media dan telekomunikasi di Indonesia, bekerja sama dengan Thohir untuk menjalankan jaringan televisi di Indonesia.

Tiger telah menjadi pemilik United sejak Februari 2018, saat menyelesaikan pengambilalihan klub dari Darry Eales. Ia mengungkapkan awal bulan, pandemi COVID-19 telah menelan biaya sekitar 2,3 juta poundsterling.

Akan tetapi, sebelumnya, Tiger menuturkan dalam akun United pada tahun berakhir Juni 2020 yang diharapkan segera terbit akan menunjukkan keuntungan. Awal pekan ini, pelatih Karl Robinson mengatakan dia ingin menjadikan U masuk klub 30 besar di Inggris.

Kangen Bola

Menteri BUMN, Erick Thohir memberikan paparan dalam rapat dengan Panitia Kerja (Panja) DPR RI untuk skandal di PT Asuransi Jiwasraya (Persero), di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (29/1/2020). Erick Thohir diundang untuk membahas penyelesaian sengkarut Jiwasraya. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Menteri BUMN, Erick Thohir memberikan paparan dalam rapat dengan Panitia Kerja (Panja) DPR RI untuk skandal di PT Asuransi Jiwasraya (Persero), di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (29/1/2020). Erick Thohir diundang untuk membahas penyelesaian sengkarut Jiwasraya. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Selain itu, Erick Thohir juga masuk di klub legendaris Solo, Persip yang akan berusia 1 abad pada 2023. Klub tersebut pun kedatangan manajemen baru.

Hal ini seiring manajemen yang digawangi darah muda dari kalangan milenial yang didukung sejumlah tokoh yang memiliki pengalaman dan kepedulian untuk membenahi manajerial klub.Salah satunya Kaesang Pangarep yang menjabat posisi Direktur Utama PT Persis Solo Saestu (PT PSS).

Selain itu, Putera Erick Thohir, Mahendra Agakhan Thohir menjadi Presiden Komisaris PT PSS. Hal itu diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT PSS di Hotel Atila, Solo, Sabtu (20/3/2021). Ketetapan tersebut merupakan implikasi dari perubahan komposisi kepemilikan saham PT PSS.

Erick menuturkan, dirinya kembali masuk di dunia sepak bola lantaran kangen. "Kangen bola," ujar dia singkat.

"Sebetulnya apa yang saya lakukan di Persis Solo dengan Oxford, tidak jauh berbeda. Memperbaiki manajemen, melakukan regenerasi, membuat keduanya lebih baik. Bukan hal yang mudah, tapi tidak ada yang tidak mungkin," ia menambahkan.

Erick menuturkan, khusus untuk Solo dan Aga, Aga mau mengikuti jejak ayahnya yang memulai perjuangan dari Solo. "Solo adalah kota pertama ayah saya berjuang terpisah dari keluarga untuk sekolah," tutur dia.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini