Konsultan : Pemerintah komitmen tangkap peluang relokasi industri

Faisal Yunianto
·Bacaan 1 menit

Perusahaan konsultan properti, Knight Frank Indonesia menilai bahwa pemerintah RI memiliki komitmen kuat untuk menangkap peluang relokasi industri global.

"Meski di tengah pandemi yang melanda sejak awal tahun ini, pemerintah Indonesia tetap berkomitmen kuat melanjutkan pembangunan infrastruktur, mengembangkan sumber daya manusia, dan melakukan reformasi birokrasi untuk menarik investasi," ujar Country Head Knight Frank Indonesia, Willson Kalip dalam diskusi daring di Jakarta, Rabu.

Ia menyampaikan tax allowance, tax holiday, bebas biaya sewa selama sepuluh tahun pertama, dan kemudahan perizinan adalah bagian dari insentif yang ditawarkan pemerintah untuk menarik investasi asing, dan untuk bersaing dengan negara tetangga lain yang juga membidik hal yang sama.

Menurut dia, terdapat beberapa keunggulan kompetitif Indonesia untuk menarik relokasi industri global, yakni lebih dari separuh jalur perdagangan internasional melintasi perairan Indonesia.

Kemudian, usia produktif yang akan mencapai 70 persen pada tahun 2030. Komposisi kelas menengah sebesar 65 juta jiwa pada 2030, yang berkontribusi pada pertumbuhan sektor e-commerce, FMCG, dan data center.

Lalu, industri manufaktur mendominasi dan berkontribusi dalam menggerakkan metropolitan seperti di Jabodetabek, Surabaya, Semarang, Medan, Batam, Makassar yang juga dapat menggerakkan sektor properti.

"Pada dasarnya, permintaan sektor properti merupakan turunan dari bergeraknya ekonomi di sektor industri, khususnya manufaktur yang menjadi mesin utama dalam pemulihan ekonomi berikutnya," katanya.

Dibandingkan dengan negara-negara tetangga di ranah relokasi global, lanjut dia, Indonesia tergolong kompetitif berdasarkan ketersediaan tenaga kerja, pasar domestik yang prospektif, UMR yang terbilang ekonomis, dan berbagai insentif dari pemerintah.

Baca juga: Setahun Jokowi-Ma'ruf, banyak aksi demi gaet relokasi investasi
Baca juga: Satu perusahaan Korea Selatan relokasi pabrik dari China ke Pati
Baca juga: Bahlil pastikan tiga perusahaan relokasi masuk ke Batang, termasuk LG