Konsumen Asia tak Ramah Barang Mewah

  • Pantai Garut Kaya Abalon, 1 Kg Laku Rp 1 Juta

    TRIBUNnews.com

    TRIBUNNEWS.COM - Siapa sangka, abalon bisa didapat dengan mudah saat musimnya di pantai selatan Garut. …

  • Begini, Skema Kenaikan Tarif Listrik 2013-2014

    Begini, Skema Kenaikan Tarif Listrik 2013-2014

    Tempo
    Begini, Skema Kenaikan Tarif Listrik 2013-2014

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada 2013, pemerintah mulai menjalankan roadmap pengurangan subsidi listrik. Sejak saat itu, tarif listrik industri besar, menengah, dan rumah tangga mewah dinaikkan secara bertahap. Diharapkan, program ini dapat memangkas subsidi listrik sebesar Rp 10,96 triliun. (Baca juga : PLN Didesak Cabut Subsidi Rumah Mewah). …

  • Garut Bisa Ekspor Hasil Laut 40 Ton Per Bulan

    Garut Bisa Ekspor Hasil Laut 40 Ton Per Bulan

    TRIBUNnews.com
    Garut Bisa Ekspor Hasil Laut 40 Ton Per Bulan

    TRIBUNNEWS.COM - Andalan Garut adalah ikan layur. Dalam sehari saat musimnya, kami dapat mengirimkan 20 ton ikan …

PLASADANA.COM - Ternyata Asia yang ekonominya sedang tumbuh, bukan tempat yang baik bagi penjualan barang
mewah. Produk ritel seperti Zara atau Uniqlo lebih dipilih ketimbang merek mewah seperti Gucci.

Keunggulan produk menegah terhadap barang mewah ini baru kali pertama terjadi di Asia. Selama ini, dominasi
penjualan barang mewah begitu kuat. Itulah temuan perusahaan CBRE Retail di Asia, seperti dikutip Wall Street Journal.

"Tapi ini natural. Kehadiran barang mewah sudah lama di Asia dan terus tumbuh pesat. Kini, pertumbuhannya
melamban," papar Sebastian Skiff, Direktur Eksekutif CBRE.

Produk seperti H&M atau Zara, yang menjajakan pakaian seharga US$ 20-75 per potong, jelas berbeda dengan merek mewah yang harganya bisa ratusan atau ribuan dolar. Karena itulah, orang seperi Chen Jing, warga Cina yang bekerja di restoran memilih H&M serta Zara sebagai tempat belanja.

"Saya berbelanja untu penampilan dengan merek yang populer," tuturnya. Di sinilah, merek-merek menengah tadi
menemukan momentumnya.

Sebagai pasar konsumsi, Asia merupakan yang terpenting di dunia. Hingga 2011, daya serap pasar barang konsumsi Asia mencapai 41 persen dari seluruh dunia. Nilainya sebesar US$ 3,8 triliun, seperti diungkapkan Canadean, perusahaan riset pasar.

Hal penting lain dari kawasan Asia, wilayah ini merupakan markas sejumlah merek terkenal. Sebut di antaranya,
Uniqlo asal Jepang. Perusahaan ini setiap minggu rata-rata buka dua cabang. Tak heran, jaringan di Cina sekarang adalah yang terbesar dibandingkan perusahaan ritel lain.

Selain itu, masih ada "Sexy Cookie" dan "Love n Show" asal Korea Selatan. Bersamaan dengan demam pop Korea, produk ini juga makin populer.

Kini, apa kabar merek barang mewah?

Penulis: Nur Cahyo

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...