Konsumen Bakal Kena Beban Ongkos Angkut Elpiji

  • Survei Ipsos: 'Standar Hidup di Jakarta Lebih Mahal dari New York dan …

    Survei Ipsos: 'Standar Hidup di Jakarta Lebih Mahal dari New York dan …

    TRIBUNnews.com
    Survei Ipsos: 'Standar Hidup di Jakarta Lebih Mahal dari New York dan …

    TRIBUNNEWS.COM - Hasil survey standar hidup baru yang dilakukan oleh Ipsos Business Consulting Indonesia cukup mengejutkan …

  • ASUS Luncurkan Tiga Zenfone Sekaligus

    ASUS Luncurkan Tiga Zenfone Sekaligus

    Jagat Pintar
    ASUS Luncurkan Tiga Zenfone Sekaligus

    Produsen asal Taiwan, ASUS, menggebrak pasar ponsel kelas menengah dengan meluncurkan tiga seri Zenfone sekaligus. Mereka adalah Zenfone 4, Zenfone 5 dan Zenfone 6. Ketiga ponsel tersebut mengusung prosesor buatan Intel, Atom. …

  • Alasan investor asing gandrungi capres Jokowi dan Prabowo

    Alasan investor asing gandrungi capres Jokowi dan Prabowo

    Merdeka.com
    Alasan investor asing gandrungi capres Jokowi dan Prabowo

    MERDEKA.COM. Pemilihan umum legislatif telah berakhir. Fase selanjutnya ialah pemilihan presiden. Di fase kedua ini, dua partai politik dengan masing-masing capresnya dijagokan untuk juara yakni PDIP dengan Jokowi dan Gerindra dengan Prabowo.Dalam pileg lalu, berdasarkan hasil hitung cepat, dua partai ini menempati posisi empat besar peraup suara terbanyak bersanding bersama Golkar dan Demokrat. Namun, hanya PDIP dan Gerindra yang kini tengah menjadi sorotan di sektor bisnis karena figur …

Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina (Persero) menyatakan telah memohon kepada pemerintah untuk mengoreksi harga elpiji 12 kilogram dengan cara menggeser beban ongkos angkut dan pengisian elpiji 12 kg dari Pertamina ke konsumen.

"Kita rencanakan hari ini, bukan kenaikan harga tetapi perubahan sistem distribusi dari ongkos angkut dan pengisian elpiji yang sekarang ditanggung Pertamina, digeser bebannya ke konsumen," kata Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya di Mabes Polri Jakarta, Senin.

Namun kata dia, karena pemerintah memiliki pertimbangan lain, maka pemberlakuan sistem ini ditunda setelah Mei 2013 menunggu pemberlakuan rencana kenaikan harga BBM bersubsidi untuk mobil pribadi.

Hanung mengatakan kenaikan harga elpiji 12 kg itu berkisar antara Rp900-Rp1.200 per kg tergantung jarak.

Dengan kenaikan yang menurutnya tidak signifikan di tengah kenaikan harga lainnya, dia menganggap kenaikan elpiji berdasarkan ongkos angkut tersebut tidak perlu ditanggapi berlebihan.

"Naiknya Rp1.000 per kg, 1 tabung Rp12.000, satu keluarga rata-rata dua tabung jadi sekitar Rp25.000, jadi gak usah berisiklah, orang beli pulsa telepon saja berapa? Semuanya naik, TDL naik, ini gas cuma naik Rp1.000 per kg," tukasnya.

Dia menambahkan dengan harga gas elpiji tahun lalu menyebabkan Pertamina rugi 540 juta dolar AS. Kita sebenarnya mengusulkan kepada pemerintah beberapa langkah koreksi harga untuk mengurangi kerugian ini," katanya.

Menurut Hanung, kerugian itu sebenarnya tidak perlu terjadi karena konsumen elpiji non subsidi itu rata-rata merupakan orang yang mampu, bahkan dipakai oleh sektor jasa restoran.

Dia menilai hal itu tidak adil karena di satu sisi pihak yang mampu akan terus disubsidi oleh perseroan.(tp)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...