Konsumen Muda Tak Lupa Faktor Keamanan Ketika Mau Beli Ini

Lazuardhi Utama
·Bacaan 2 menit

VIVA – Anak usaha PropertyGuru, Rumah.com, mendorong konsumen untuk mengambil keputusan membeli properti dengan percaya diri. Bagi konsumen yang masih ragu dalam mengambil keputusan membeli properti, bisa mengunjungi www.rumah.com/panduan.

Menurut Country Manager Rumah.com, Marine Novita, situs tersebut menyediakan panduan lengkap. Mulai dari cara mengumpulkan uang untuk uang muka, memilih cicilan yang ideal, hingga menimbang-nimbang lokasi terbaik.

Baca: Smartphone Prancis Rasa China Siap Dobrak Pasar Indonesia

"Beragam informasi yang dibutuhkan oleh konsumen yang pertama kali akan membeli rumah. Mulai dari informasi seputar dan rencana infrastruktur wilayah hunian yang menjadi incaran, informasi perbandingan harga properti satu lokasi yang sama atau di sekitarnya, maupun simulasi KPR," ungkapnya, Kamis, 4 Februari 2021.

Selain itu, survei Rumah.com Consumer Sentiment Study H1 2021, memperlihatkan para responden yang usianya lebih muda atau milenial cenderung memilih pembiayaan syariah dalam 4 tahun terakhir. Marine mengaku hal ini karena pembiayaan syariah dapat menawarkan keunggulan dan keuntungan yang nyata, di samping pertimbangan keagamaan.

Meskipun minat terhadap pinjaman rumah yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah terus meningkat di kalangan masyarakat Indonesia, namun saat ini faktor utama yang dipertimbangkan ketika mengambil KPR adalah besaran cicilan, jangka waktu pinjaman, dan tingkat suku bunga.

"Ketiga faktor tersebut masing-masing dinyatakan oleh 83 persen responden untuk besaran cicilan, 69 persen responden untuk jangka waktu pinjaman, dan 67 persen responden untuk tingkat suku bunga," jelas dia.

Kendati demikian, masing-masing faktor tersebut mengalami penurunan yang cukup signifikan dibandingkan survei pada periode sebelumnya. Faktor besaran cicilan turun dari 92 menjadi 83 persen responden, faktor jangka waktu pinjaman turun dari 83 menjadi 69 persen responden, dan faktor tingkat suku bunga turun dari 73 menjadi 67 persen responden.

Penurunan secara signifikan tersebut diimbangi oleh kenaikan secara signifikan pada dua faktor lainnya, yaitu faktor keamanan bank penyedia KPR, yang naik dari 40 persen responden pada semester sebelumnya menjadi 46 persen responden pada semester sekarang, serta faktor pinjaman apakah sesuai prinsip syariah, naik dari 30 persen responden pada semester sebelumnya menjadi 42 persen responden pada semester sekarang.

Soal faktor keamanan bank penyedia KPR, Marine menyebut karena jika bank tersebut mempunyai reputasi yang bagus maka keamanan pinjaman akan terjamin. Sebaliknya, jika reputasi bank tidak bagus konsumen khawatir bank tersebut kolaps di masa pembayaran cicilan, sehingga mereka akan bisa kehilangan properti yang sudah dicicil.

Dengan demikian, hasil survei Rumah.com Consumer Sentiment Study H1 2021 secara umum dapat disimpulkan bahwa 5 faktor utama yang dipertimbangkan konsumen saat mengambil pinjaman rumah adalah besaran cicilan (83 persen), jangka waktu pinjaman (69 persen), dan tingkat suku bunga (67 persen), keamanan bank penyedia KPR (46 persen), serta pinjaman sesuai prinsip Syariah (42 persen).