Konsumsi 10 Makanan dan Minuman Ini Dapat Membantu Lindungi Hati Anda

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Mei 2018 menyebutkan, hepatitis merupakan penyakit yang menjadi penyumbang terbesar kasus kematian hingga 1,34 juta kematian di tahun 2015. Di sisi lain, Asia Pasifik merupakan wilayah yang memiliki kasus infeksi virus hepatitis B (HBV) dan virus hepatitis C (HCV) terbesar di dunia. Malahan, 74 persen dari global kematian kanker hati terjadi di Asia, termasuk Indonesia.

Hati adalah salah satu organ terbesar dan bertanggung jawab untuk mendetoksifikasi tubuh, memecah karbohidrat, dan membuat glukosa. Hati menyimpan nutrisi penting dan menciptakan empedu, yang diperlukan untuk mencerna dan menyerap nutrisi dari makanan.

Meskipun tidak mungkin untuk mengelola semua faktor risiko, mengonsumsi makanan dan minuman tertentu dapat meningkatkan kesehatan hati dan dengan demikian melindunginya.

Berikut adalah daftar makanan dan minuman yang harus Anda masukkan ke dalam diet Anda agar hati Anda tetap sehat dan bahagia.

1. Buah beri

ilustrasi buah beri mencegah jantung/pexels
ilustrasi buah beri mencegah jantung/pexels

Blueberry, raspberry, dan cranberry mengandung antioksidan yang disebut polifenol, yang membantu melindungi hati agar tidak rusak. Mengonsumsi buah beri secara teratur juga membantu menstimulasi sistem kekebalan tubuh.

2. Kopi

Kopi melindungi hati dari penyakit hati berlemak. Ini juga mengurangi risiko penyakit hati kronis dan melindunginya dari masalah yang parah seperti kanker hati.

Kopi membantu dengan mengurangi penumpukan lemak di hati. Senyawa yang ada dalam kopi membantu hati menyingkirkan zat penyebab kanker.

3. Teh hijau

Ilustrasi teh hijau yang bagus untuk hilangkan bekas jerawat. (unsplash.com/Rawpixel).
Ilustrasi teh hijau yang bagus untuk hilangkan bekas jerawat. (unsplash.com/Rawpixel).

Sebuah studi tahun 2015 yang diterbitkan dalam World Journal of Gastroenterology menemukan bahwa teh hijau dapat membantu mengurangi kandungan lemak secara keseluruhan, melawan stres oksidatif, dan mengurangi tanda-tanda penyakit hati berlemak non-alkohol.

4. Bawang putih

Memasukkan bawang putih dalam makanan rutin Anda dapat membantu menstimulasi hati. Sebuah studi tahun 2016 yang diterbitkan dalam jurnal Advanced Biomedical Research menemukan bahwa mengonsumsi bawang putih mengurangi berat badan dan kandungan lemak pada orang yang menderita NAFLD, tanpa perubahan pada massa tubuh tanpa lemak.

Ini bagus untuk orang yang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan karena itu berkontribusi pada NAFLD.

5. Minyak zaitun

Ilustrasi minyak zaitun (dok. Pexels.com/Putu Elmira)
Ilustrasi minyak zaitun (dok. Pexels.com/Putu Elmira)

Meskipun terlalu banyak lemak tidak baik untuk hati Anda, beberapa lemak sebenarnya membantu. Menambahkan minyak zaitun ke dalam makanan dapat membantu mengurangi stres oksidatif dan meningkatkan fungsi hati.

Ini karena minyak zaitun memiliki kandungan asam lemak tak jenuh yang tinggi.

6. Oatmeal

Oatmeal, kita semua tahu merupakan salah satu pilihan sarapan paling sehat. Penuh serat, oatmeal juga kaya akan senyawa yang disebut beta-glukan.

Beta-glukan membantu mengatur sistem kekebalan dan mengurangi peradangan. Mereka juga membantu mengurangi jumlah lemak yang disimpan di hati, yang dapat membantu melindungi hati.

7. Anggur

ilustrasi/copyright pexels.com/Kai-Chieh Chan
ilustrasi/copyright pexels.com/Kai-Chieh Chan

Menurut sebuah penelitian yang dimuat dalam World Journal of Gastroenterology, anggur, jus anggur, dan biji anggur semuanya kaya akan antioksidan yang meningkatkan kesehatan hati dengan mengurangi peradangan dan mencegah kerusakan hati.

8. Makanan nabati

Berbagai makanan nabati seperti alpukat, pisang, barley, bit, brokoli, beras merah, wortel, ara, lemon, pepaya, semangka dan kangkung dapat melindungi hati dari penyakit. Seseorang harus memasukkan makanan ini dalam makanan sehari-hari mereka.

9. Ikan berlemak

ilustrasi salmon bisa membantu menghilangkan bekas jerawat/pexels
ilustrasi salmon bisa membantu menghilangkan bekas jerawat/pexels

Mengonsumsi suplemen lemak ikan dan minyak ikan dapat mengurangi dampak kondisi seperti NAFLD.

Ikan berlemak kaya akan asam lemak omega 3, yang membantu mengurangi peradangan. Lemak ini membantu dengan mencegah penumpukan lemak berlebih dan menjaga tingkat enzim di hati.

Seseorang harus mencoba dan makan ikan berlemak dua kali seminggu, jika tidak maka, seseorang dapat mencoba suplemen minyak ikan.

10. Kacang-kacangan

Makan kacang secara teratur adalah cara termudah untuk menjaga kesehatan hati Anda. Kacang memiliki asam lemak tak jenuh, vitamin E, dan antioksidan.

Senyawa ini membantu mengurangi peradangan dan stres oksidatif. Makan segenggam almond atau kenari bisa membantu menjaga kesehatan hati.