Konsumsi Bensin Honda City Hatchback Lebih Irit dari Brio

·Bacaan 1 menit

VIVAHonda Brio menjadi salah satu mobil kebanggaan Honda, yang tingkat konsumsi bahan bakarnya tergolong irit. Alasannya, kendaraan ini masuk dalam kategori low cost green car atau LCGC, sehingga pemakaian bahan bakarnya minimal harus ada di angka 20 kilometer per liter.

Angka tersebut dihasilkan dari mesin empat silinder berkapasitas 1.200cc, yang disematkan juga di mobil andalan mereka di segmen city car, yakni Brio RS.

Dengan keunggulan tersebut, tidak heran apabila dua seri Brio ini laku keras di pasaran. Bahkan, generasi keduanya menduduki posisi pertama di daftar mobil terlaris di Indonesia pada tahun lalu.

Kini Honda memiliki mobil baru, yang ada di dalam segmen hatchback. Kendaraan ini diberi nama Honda City Hatchback, dan meluncur perdana di Indonesia beberapa bulan lalu.

Bukan hanya versi biasa, pabrikan asal Jepang itu juga membuat City Hatchback e:HEV yang menggunakan mesin hybrid. Unitnya baru saja diperkenalkan dan dijual resmi di Thailand.

Berdasarkan keterangan resmi dari PT Honda Prospect Motor, dikutip VIVA Otomotif Kamis 1 Juli 2021, Honda City Hatchback e:HEV dibekali jantung pacu berupa mesin konvensional empat silinder 1.500cc, yang dikombinasikan dengan dua motor listrik.

Satu motor listrik digunakan sebagai penggerak kendaraan, sedangkan yang satu lagi berfungsi sebagai generator untuk menghasilkan listrik. Jadi, mobil ini tidak memerlukan pengisian baterai secara eksternal.

Kombinasi tersebut menghasilkan konsumsi bahan bakar yang mengejutkan, angkanya jauh lebih irit dibandingkan dengan Brio, yakni satu liter untuk menempuh jarak 27 kilometer.

Hal itu bisa terwujud, karena Honda menggunakan sistem hybrid i-MMD atau intelligent Multi Mode Drive, di mana komputer akan mengatur sumber penggerak sesuai kondisi dan kebutuhan.

Honda City Hatchback e:HEV juga dibekali dengan beragam fitur keselamatan yang menjadi satu paket dalam Honda Sensing, yakni mulai dari pengereman otomatis hingga pencegah mobil keluar lajur. Harga jualnya mulai dari 849 ribu Baht, atau setara Rp385 jutaan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel