Konsumsi Kafein Aman saat Puasa, Ini Anjuran Dokter

Rochimawati, Diza Liane Sahputri
·Bacaan 2 menit

VIVA – Ketika berpuasa, kita tetap dituntut untuk beraktivitas seperti biasa, meskipun waktu makan dan minum menjadi lebih terbatas. Karenanya, sangat penting memilih jenis asupan dan jumlah cairan yang tepat agar dapat mengisi 'bahan bakar' selama seharian berpuasa.

Saat puasa kita dapat saja mengalami dehidrasi ringan sampai sedang. Karenanya, kurangi aktivitas berat yang dilakukan secara outdoor atau di ruang terbuka dan terkena panas matahari.

Selain itu, pakar kesehatan sekaligus Dekan FKUI, Prof Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH dalam acara Hidup Sehat, TvOne menyebut perlu menghindari kafein saat sahur. Sebab, minum kopi saat sahur dapat berpotensi memberi efek diuresis dan menyebabkan dehidrasi.

"Sahur misalkan, kalau pagi-pagi biasa minum kopi, usahakan saat sahur tidak minum kopi dulu. Karena kafein merangsang buang air kecil terus menerus, khawatir kekurangan cairan," tutur Prof. Ari.

Efek diuresis adalah saat adanya peningkatan produksi urin, yang sangat mungkin terjadi, namun tentu tergantung juga dari jumlah kopi dan jenisnya. Jika tidak perlu benar minum kopi, maka tidak perlu minum kopi saat sahur. Bagi Anda yang sudah terbiasa mengonsumsi kopi, tidak masalah untuk tetap mengonsumsinya selama bulan Ramadan.

Mungkin dapat dikurangi saja jumlah kopinya. Apabila Anda biasa mengonsumsi kopi sebanyak 2 sendok teh, dapat dikurangi menjadi 1 sendok teh. Namun, jika Anda merasa tidak ada masalah, misalnya pada perut, masalah lambung, dan dehidrasi, maka Anda dapat tetap menerapkan kebiasaan lama.

"Penerapan kebiasaan baru memang membutuhkan waktu. Namun sekali lagi, tidak semua orang akan mengalami keadaan ini. Apabila Anda sudah terbiasa, maka tetap dapat terapkan kebiasaan lama atau dengan mengurangi jumlah takaran kopi yang diseduh," ujar Dokter Spesialis Gizi Klinik RS Pondok Indah – Pondok Indah, dr. Tirta Prawita Sari, M.Sc, Sp.GK.

Ingat, selalu pastikan untuk penuhi kebutuhan cairan saat berbuka dan sahur. Mayoritas kebutuhan cairan sebaiknya dipenuhi saat berbuka hingga menjelang tidur. Saat sahur, Anda dapat penuhi cairan sekitar 750 mililiter cairan dan sisanya dapat dipenuhi saat berbuka hingga menjelang tidur.

"Jangan minum langsung dalam jumlah banyak sekaligus ya. Minumlah secara bertahap, sering berwudhu, dan basahi wajah dan kulit lainnya agar kulit tidak kering," kata dokter Tirta.