Konsumsi obat doksisiklin dianjurkan untuk cegah Malaria

·Bacaan 1 menit

Mengonsumsi obat doksisiklin merupakan salah satu langkah yang dianjurkan dalam pencegahan penyakit Malaria.

Ketua Tim Posko Medis Arena Panjat Tebing SP2 Mimika Dokter Regina Chita mengatakan obat doksisiklin itu biasa dikonsumsi sebelum seseorang melakukan perjalanan ke kawasan endemis Malaria, seperti Mimika.

"Pencegahannya ada dua di sini, yang saya tahu. Untuk pencegahan Malaria dari segi tamu dan dari segi tempat. Dari segi tamu, sebelum ke sini sudah harus minum obat buat pencegahan yaitu doksisiklin," kata Ketua Tim Posko Medis Arena Panjat Tebing SP2 Mimika Dokter Regina Chita, kepada ANTARA di Mimika, Minggu.

Menurut Regina, mengonsumsi obat doksisiklin sebelum perjalanan akan membantu tubuh membunuh parasit yang sudah telanjur masuk saat terpapar/ digigit nyamuk Anopheles, pembawa parasit Plasmodium Sp.

"Sehingga orang yang sudah tergigit tidak akan jatuh ke kondisi sakit Malaria. Itu untuk yang traveling atau orang yang pertama kali bepergian ke kawasan endemis Malaria. Tapi kalau untuk kami yang sudah lama tinggal di sini, itu sudah tidak perlu," kata Regina.

Selain meminum obat, upaya pencegahan lain yang dianjurkan adalah penyemprotan ruangan. Regina mengatakan tempat penginapan kontingen PON di Mimika juga sudah disemprot untuk mengantisipasi nyamuk malaria.

Ia mengatakan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika juga menyiapkan nomor telepon 081343204626 untuk memberi pelayanan kesehatan 1x24 jam kepada para atlet, ofisial, wasit, dan penonton dari luar papua dan dari Papua wilayah lain di kabupaten Mimika untuk mengantisipasi pandemi Covid-19 dan endemis Malaria.


Baca juga: Dinkes Mimika pastikan malaria terkendali selama PON Papua
Baca juga: Dinkes Mimika sosialisasikan pencegahan malaria pada peliput PON Papua
Baca juga: Membentengi PON dari malaria

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel