Konten Bareng Aurel Sering Dihujat, Manajemen Atta Beri Ancaman

·Bacaan 1 menit

VIVA – Usai melangsungkan pernikahan fenomenal, kehidupan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah kerap menjadi sorotan. Belakangan, pasangan muda itu mendapat kritikan lantaran konten YouTube yang dinilai vulgar.

Judul-judul video yang belakangan diunggah Atta di kanal YouTubenya dinilai terlalu dewasa untuk mayoritas subscribers Atta yang masih di bawah umur. Setelah ramai dihujani kritikan, Atta kemudian mengganti judul videonya.

Namun, sepertinya pasangan yang sedang diliputi kebahagiaan itu tak pernah berhenti menerima komentar pedas dari warganet.

Merasa lelah dengan serbuan komentar miring membuat tim manajemen Atta membuat pernyataan tegas. Hal itu pun diunggah melalui sebuah Instagram story.

"Kami gak pernah minta semua orang suka sama apa yg kita kerjakan, apa yg kami karyakan, suka/tidak nya kalian diluar sana itu HAK kalian, Kalau gak suka ya gak usah di liat, gak usah juga di cari tau," bunyi pernyataan itu yang diunggah oleh sebuah akun kemudian di-repost oleh akun Instagram pribadi Aurel Hermansyah.

"Jangan kalian pikir yg kalian hina akan terus diam, diam nya orang2 ter-dzhalimi kalau udah meledak jangan pernah minta maaf. Jangan pernah bilang "Tuhan aja Maha Pemaaf", BETUL Tuhan Maha Pemaaf, tapi Tuhan selalu kasih ganjaran bagi siapa yg sudah terlampaui," lanjut pernyataan itu.

Pernyataan yang dibuat seolah dengan penuh emosi itu juga menyingungg kenapa Atta dan Aurel selalu menjadi sasaran hujatan.

"Apa salah 2 anak muda yg penuh karya sampai selalu kalian cari celah kesalahannya??? Apa mereka pernah merugikan kalian? Apa mereka pernah mencelakai kalian? Untuk siapapun pihak yg selalu mencari celah hal buruk, kalian tinggal tunggu waktu. (Atta & Aurel bukan seorang PENDENDAM. Tapi kami gunakan HAK kami sbg warna negara untuk "MELINDUNGI" talent kami).

- AHHA Corp Management," tulis peryataan itu.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel