Kontingen Indonesia Bertolak ke Tokyo Malam Ini, Siap Berjuang di Olimpiade

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Malam ini, rombongan besar kontingen Indonesia yang akan berjuang di Olimpiade Tokyo 2020 berrangkat. Mereka terdiri dari lima cabang olahraga (cabor) dipimpin langsung oleh Chef de Mission (CdM) Rosan P Roeslani dan Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari.

Rosan, calon Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, menegaskan bahwa persiapan seluruh atlet dan rombongan sangat ketat karena Olimpiade Tokyo 2020 digelar dalam situasi COVID-19. Tujuh hari beruntun, mereka menjalani tes PCR di mana hasil uji hari keempat dan 30 jam sebelum keberangkatan wajib diserahkan kepada Pemerintah Jepang sebagai syarat.

“Persiapan kami sudah lama karena Olimpiade Tokyo ini sudah mundur setahun. Namun, karena Olimpiade ini diadakan dalam situasi yang berbeda maka protokol kesehatan harus benar-benar kami jalankan,” kata Rosan, Sabtu (17/7/2021).

Rombongan yang terbang ke Tokyo malam ini berjumlah 30 personil, terdiri dari 13 atlet dari lima cabor yaitu panahan (4 atlet), angkat besi (4), menembak (1), renang (2), dan surfing (1+1), 11 pelatih, 4 supporting team, CdM dan Presiden NOC Indonesia. Mereka berangkat dengan menggunakan pesawat komersial JAL726 dan akan mendarat di Bandara International Narita pada pukul 07.25 waktu setempat.

Berbicara target, Rosan percaya kontingen Indonesia akan berjuang maksimal demi mengharumkan nama Merah Putih di kancah dunia. Apalagi, pemerintah melalui Kemenpora mematok target perbaikan peringkat dari Olimpiade 2016 Rio de Janeiro.

“Kita memiliki banyak potensi (medali). Insya Allah, Indonesia bisa meraih peringkat yang jauh lebih baik,” kata Rosan.

Minta Dukungan Seluruh Masyarakat Indonesia

Kontingen Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020 bertolak ke Tokyo pada Sabtu (17/7/2021) malam WIB. (dok. Tim Media Komite Olimpiade Indonesia/Tim Media CdM)
Kontingen Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020 bertolak ke Tokyo pada Sabtu (17/7/2021) malam WIB. (dok. Tim Media Komite Olimpiade Indonesia/Tim Media CdM)

Sementara itu, Presiden NOC Indonesia meminta dukungan masyarakat Indonesia untuk semua atlet yang akan berpartisipasi di pesta olahraga paling bergengsi di dunia. Terlebih, tantangan yang dihadapi Kontingen Indonesia di extraordinary Olimpiade kali ini tidak mudah.

“Kami meminta dukungan seluruh masyarakat Indonesia, suport dan doa sangat berarti karena Olimpiade kali ini digelar dalam situasi pandemi Covid-19. Meski begitu, peluang atlet-atlet Indonesia meraih prestasi terbaik sangat terbuka karena segala sesuatu bisa terjadi,” kata Okto.

Meski begitu, Okto percaya TOCOG dan pemerintah Jepang bakal berusaha keras agar Olimpiade Tokyo ini dapat berjalan dengan lancar. Salah satunya, adalah aturan karatina tiga hari yang juga akan dijalani Kontingen Indonesia.

“Olimpiade Tokyo digelar dalam uncertainty situation. Meski diadakan dengan konsep bubble, tetapi kami tetap mewanti-wanti agar atlet dan seluruh ofisial tetap mengetatkan protokol kesehatan karena kita harus hati-hati dengan situasi di sana,” tambah Okto.

Tim Indonesia untuk Olimpiade Tokyo mendapat dukungan penuh dari sponsor utama Walls dan Li-Ning serta 11 sponsor pendukung yaitu J99 Corp (Juragan 99), Sate Khas Senayan, Pocari, Oakley, My Tour, Essenza, Bags City, LED Supernova, Masker Evo, Madu Nutrisi Ibuku Gold Plus, serta Lung Carpet.

Setelah rombongan besar, kloter selanjutnya adalah cabor rowing dan lifter Deni bersama Coach Lukman yang berangkat bersama Tim Head Quarters yang dikawal tiga Komite Eksekutif Indra Gamulya, Rafiq Hakim Radinal serta Arlan Perkasa Kusuma pada 20 Juli. Sementara, cabor atletik didampingi Sekjen NOC Indonesia berangkat di kloter terakhir pada 24 Juli.

Video

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel