Kontingen NTT diberangkatkan bertahap ke PON Papua mulai 21 September

·Bacaan 1 menit

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Nusa Tenggara Timur Andre Koreh mengatakan, kontingen NTT akan diberangkatkan secara bertahap ke ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua mulai 21 September mendatang.

"Kontingen akan berangkat secara bertahap diawali dengan tim kriket pada 21 September hingga cabang olahraga kempo dan renang pada 5 Oktober," katanya ketika dihubungi di Kupang, Senin.

Ia menjelaskan kontingen NTT yang terdiri dari 12 cabang olahraga akan diberangkatkan secara bertahap mengikuti jadwal pertandingan mereka pada ajang PON Papua.

Andre Koreh menyebutkan setidaknya ada tiga hingga lima kloter keberangkatan menuju ke beberapa tempat yang tersebar di Papua yaitu Marauke, Jayapura, dan Timika.

Ia mengatakan terdapat dua cabang olahraga dari kontingen NTT yang akan bertanding lebih awal atau mendahului pembukaan PON Papua yang dijadwalkan pada 2 Oktober yakni kriket dan sepak bola.

"Kedua cabang olahraga ini akan bertanding lebih awal yaitu pada 25 September sehingga mereka diberangkatkan lebih awal untuk persiapan dan sebagainya," katanya.

Lebih lanjut Andre Koreh mengatakan semua atlet dan ofisial NTT dalam kondisi yang siap untuk bertanding dalam pesta olahraga nasional itu.

Para atlet dengan total sebanyak 89 orang bersama 60 orang ofisial sudah menjalani vaksinasi COVID-19 dan saat ini dalam kondisi kesehatan yang prima untuk berangkat menuju Papua.

"Persiapan berupa latihan secara intensif baik secara mandiri maupun terpusat di lapangan juga telah dilakukan sehingga kami optimistis bisa tampil maksimal dan percaya diri," katanya.

Baca juga: NTT targetkan tiga emas dari kriket pada PON Papua
Baca juga: KONI NTT: Semua atlet dan pelatih PON sudah jalani vaksinasi
Baca juga: Peserta CdM Meeting II PON Papua gelar aksi "eba mokai" untuk NTT

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel