Kontingen para tenis meja Indonesia tambah enam medali emas

Kontingen para tenis meja Indonesia menambah enam medali emas pada hari terakhir pertandingan cabang olahraga tersebut dalam ASEAN Para Games (APG) 2022 di Solo Techno Park, Surakarta, Jawa Tengah, Jumat.

Dari tujuh pertandingan final, Indonesia meraih enam medali emas, sementara satu atlet yang gagal meraih emas Adyos Astan yang turun di nomor TT4 tunggal putra setelah dikalahkan Wancai Chaiwut asal Thailand, dengan skor 1-3.

Enam emas tenis meja untuk Indonesia diraih oleh David Yacob yang turun di nomor TT10 tunggal putra setelah menang atas atlet senegaranya Komet Akbar dengan skor 3-1.. Kemudian Totok Hardiyanto yang turun nomor TT5 tunggal putra di final mengalahkan Norakan C, asal Thailand dengan skor 3-0.

Atlet Indonesia lainnya, Muhammad Rian P. yang turun nomor TT8 tunggal putra menang atas Phisit W. asal Thailand dengan skor 3-2, dan Kuswanto yang turun di nomor TT9 tunggal putra menang atas Arandi Kevin asal Filipina dengan skor 3-0.

Pada kelompok putri nomor TT9 terjadi Indonesia final antara Hana Resti melawan Imas Yuniar dan dimenangkan oleh Hana Resti dengan skor 3-0.

Atlet tenis meja putri Indonesia Sella Dwi R yang turun di nomor TT10 tunggal putri juga meraih emas setelah mengalahkan atlet Thailand Intira Chapadung dengan skor 3-0.

Baca juga: Indonesia berpotensi tambah tujuh emas dari para-tenis meja

Pertandingan final tenis meja pada hari terakhir berlangsung menarik karena atlet-atlet Indonesia mendapat dukungan banyak penonton di Solo Techno Park Surakarta.

Bahkan, penonton merasa terhibur dengan penampilan atlet Indonesia antara David Yacob melawan Komet Akbar yang sering menampilkan reli-reli panjang yang membuat penonton bersorak memberikan dukungan kepada kedua atlet Paralimpiade itu.

Sementara pelatih tenis meja NPC Indonesia Bayu Widihapsara Purba mengatakan tim Indonesia menambah koleksi enam medali emas sehingga totalnya kini menjadi 27 emas dan 16 perak, 22 perunggu.

"Hasil emas Indonesia cabang tenis meja sangat melejit ke atas dari target 15 emas, kini mendapatkan 27 emas. Hal ini, berkat semangat atletnya yang bermain bagus dan luar biasa, apa yang dilatih keluar semua," kata Bayu.

Menurut dia, para atlet pada hari pertama mungkin masih tegang saat pertandingan, tetapi setelah itu, bermain nomor tunggal putra maupun putri semua menikmati permainan.

"Cabang tenis meja Indonesia menjadi juara umum dari 52 kategori yang dipertandingkan menjadi juara umum dan kedua Thailand," kata Bayu.

Baca juga: David Javobs optimistis penuhi target emas ASEAN Para Games
Baca juga: Menpora apresiasi persiapan arena tenis meja untuk APG 2022

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel