Konvoi Jakmania Tidak Berizin, Polisi Bubarkan Hingga Jam 3 Pagi

Dusep Malik, Foe Peace Simbolon
·Bacaan 2 menit

VIVA – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengatakan kalau aksi Suporter Persija Jakarta, yaitu The Jakmania merayakan gelar juara tim kesayangannya dengan berkonvoi di bundaran Hotel Indonesia tidak ada izin pemberitahuannya ke polisi.

"Tidak ada izin pemberitahuan ke kepolisian," ucap Yusri kepada wartawan, Senin 26 April 2021.

Aksi ini dibubarkan polisi. Pasalnya, kegiatan tersebut menimbulkan kerumunan massa. Padahal, saat ini Ibu Kota tengah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro. Tujuannya adalah guna meredam penyebaran virus COVID-19.

"Kami melakukan pembubaran sampai dengan pukul 02.00 WIB (dini hari) lewat. Pukul 03.00 WIB, semuanya clear," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, euforia kemenangan Persija dalam turnamen Piala Menpora 2021 pada Minggu malam tadi membuat para Jakmania atau pendukung tim sepak bola Ibu Kota itu tumpah ruah di jalanan. Para pendukung Persija ini berkonvoi memutari jalanan Jakarta sambil bernyanyi dan berteriak.

Sayangnya, perayaan kemenangan itu tampak tak mematuhi protokol kesehatan. Kebanyakan massa yang berkonvoi menggunakan kendaraan roda dua ini tampak tak memakai masker.

Pantauan VIVA, massa pendukung Persija itu sebelumnya berkumpul di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Menteng, Jakarta Pusat. Massa itu kemudian berkonvoi sepanjang jalan protokoler, yakni dari Jalan Thamrin-Sudirman hingga kawasan Monas atau Jalan Medan Merdeka.

Bukan cuma mengamankan pelanggar prokes, polisi juga mengamankan Jakmania yang membawa ganja pada Senin dini hari tadi.

"Ya bermacam-macam, ada juga (Jakmania) tadi yang kedapatan membawa ganja," kata Marsudianto.

Barang bukti ganja tersebut telah disiapkan dan akan digunakan saat konvoi dan berkumpul di Bundaran HI. Namun, Marsudianto tak menjelaskan secara terperinci terkait identitas pembawa ganja.

"Satu linting (ganja) saja tadi. Masih kami dalami, apakah sudah ada yang pakai atau belum?" ucapnya.

Jakmania ini ketahuan membawa ganja setelah pihaknya memergoki pelaku membuang satu linting, ketika akan diberhentikan. Akhirnya, oleh anggota yang melihat, Jakmania itu langsung ditangkap dan dibawa untuk diperiksa lebih lanjut.

"Itu ketika ditangkap dia buang. Pas mau dihentikan dia buang itu," tutur dia.

Selain ganja, polisi juga mengamankan anggota Jakmania lain karena melanggar lalu lintas yakni menggunakan knalpot bising. "Ada tadi salah satu di antara mereka, kemudian juga memang karena knalpotnya bising," tutup Marsudianto.