Konvoi Militer Ditempel Kapal Perang TNI Ternyata Kapal Induk Thailand

Bayu Adi Wicaksono
·Bacaan 1 menit

VIVA – Beberapa hari lalu kapal perang militer Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut, KRI Todak 631 melaporkan telah menempel dan terjadi kontak dengan konvoi kapal militer Kerajaan Thailand.

Dalam siaran resmi TNI Angkatan Laut menyatakan, KRI Todak 631 melakukan pembayangan terhadap konvoi kapal itu di Perairan Selat Singapura atau sekitar timur laut suar Karang Banteng.

Ada tiga kapal perang militer Thailand yang berhadapan langsung dengan KRI Todak-631 yang dikomandani Letnan Kolonel Laut (P) Anro Casanova.

Dan ternyata dari informasi VIVA Militer, dalam konvoi itu terdapat kapal perang andalan Negeri Gajah, tak main-main kapal itu adalah kapal induk HTMS Chakri Naruebet bernomor lambung 911.

Saat ditempel KRI Todak 631, HTMS Chakri Naruebet dikawal dua kapal perang yakni Kapel Fregat kelas Naresuan, HTMS Taksin dan Corvette, HTMS Sukhothai.

Aksi berani KRI Todak-631 bawah kendali operasi (BKO) Gugus Keamanan Laut (Guskamla) I yang berada di menempel konvoi kapal induk itu adalah wujud eksistensi kehadiran di wilayah kedaulatan RI.

Dalam posisi dibayangi terjalin komunikasi yang baik antara kapal perang kedua negara, dan diketahui bahwa konvoi kapal induk itu dalam pelayaran dari Phang Nga Navy Base menuju Songkhla Naval Base dilanjutkan Flashex terhadap HTMS Taksin dan HTMS Sukhothai.

Jika dilihat dari kekuatan kapal militer Thailand yang ditempel KRI Todak 631, tentu saja berbanding jauh.

KRI Todak hanyalah kapal patoli cepat TNI Angkatan Laut. Walau begitu, kapal ini memiliki kemampuan anti kapal permukaan, di tubuhnya bersemayam meriam bofors SAK 57/70 dan SAK 40/70, serta senjata penangkis serangan udara Rheinmetall.

Baca: Ketemu Prajurit TNI, Pria Aneh Mendadak Ngacir dan Hilang di Hutan