Koper Dikira Bom di Halaman Masjid Bengkulu Milik Penumpang Minibus

Mohammad Arief Hidayat
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kepolisian Daerah Bengkulu memastikan koper misterius yang ditemukan di halaman Masjid Baitul Atieq, Kelurahan Sawah Lebar, Bengkulu, yang sempat menghebohkan warga berisi pakaian dan bukan bom.

Kepala Bidang Humas Polda Bengkulu Komisaris Besar Polisi Sudarno, di Bengkulu, Minggu, 4 April 2021, memastikan koper itu bukan benda berbahaya setelah diperiksa oleh Tim Satuan Penjinak Bom dari Detasemen Gegana pada Minggu dini hari.

Sudarno meminta masyarakat Bengkulu tetap tenang dan tidak panik dan terpancing isu terorisme yang disebarkan pihak tak bertanggung jawab.

"Tadi malam sudah diterjunkan tim penjinak bom untuk memastikan temuan koper itu dan setelah dievakuasi ke Markas Komando Brimob dan diperiksa ternyata isinya adalah pakaian," kata dia.

Ia menjelaskan koper berwarna perak berukuran sedang itu adalah milik salah satu penumpang minibus tujuan Kabupaten Kaur, Bengkulu, yang tertinggal saat mobil yang ditumpangi berhenti di masjid itu.

Polisi telah mengonfirmasi kepemilikan koper itu kepada sopir mobil yang membawa minibus dan menyebut penumpangnya lupa menaikkan kembali koper itu ke dalam mobil usai beristirahat di masjid lantaran penumpang itu dalam keadaan sakit.

Penumpang itu sadar bahwa koper miliknya tertinggal di masjid ketika mobil minibus yang dia tumpangi telah tiba di tujuan.

"Kami akan berikan jaminan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat secara maksimal, tidak usah panik dan tetap tenang. Koper itu milik penumpang bernama Lena Karmuni naik di sebuah kendaraan yang dikemudikan oleh Bukari dengan tujuan Kaur," kata Sudarno.

Sebelumnya suasana di sekitar Masjid Baitul Atieq, Kelurahan Sawah Lebar, Bengkulu, sempat menegang setelah Tim Satuan Penjinak Bom Detasemen Gegana tiba di lokasi pada Minggu dini hari.

Polisi membatasi akses ke sekitar area penemuan koper mencurigakan itu mengingat lokasi penemuan persis berada di pinggir jalan protokol yang ramai dilalui kendaraan.

Polisi juga memasang garis polisi di sekitar area penemuan koper mencurigakan itu. (ant)