Kopi Chicory, Jadi Alternatif Minuman Sehat Pengganti Kopi

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Kopi Chicory memang belum terlalu umum dan masih terdengar asing untuk sebagian orang. Kehadiran jenis minuman ini sudah ada sejak lebih dari dua abad. Hanya saja, popularitasnya baru melonjak beberapa tahun terakhir.

Terbuat dari akar chicory yang dipanggang, digiling, lalu diseduh untuk siap diminum. Bukan minuman yang berasal dari dan bukan dari biji kopi. Chicory merupakan akar tanaman yang masih satu keluarga dengan jenis bunga dandelion.

Kopi dengan jenis herbal memiliki cita rasa sama seperti kopi. Minuman seperti ini cocok untuk kalangan orang yang sedang mengurangi asupan kafein, seperti mengurangi peradangan, menurunkan gula darah, dan meningkatkan kesehatan pencernaan.

Rasa yang mirip dengan kopi ini masih memiliki rasa kayu dan pedas. Ini digunakan baik akar rebusan itu sendiri maupun dicampur dengan kopi untuk melengkapi rasanya. Meskipun sejarah kopi tidak sepenuhnya jelas, diyakini telah ada sejak 1800-an di Perancis.

Kekurangan bahan biji kopi membuat orang-orang pada zaman tersebut mencari pengganti yang serupa. Dimulai dari mencampur akar tanaman ke dalam kopi untuk memperbaiki kualitas kopi yang ada.

Inovasi yang kian berkembang selama Perang Saudara membuat tren kopi menjadi populer di New Orleans. Kota tersebut mengalami penurunan persediaan biji kopi sejak adanya blokade angkatan laut Union yang memutuskan transaksi mereka.

Bebas Kafein

ilustrasi secangkir kopi/Photo by Brigitte Tohm on Unsplash
ilustrasi secangkir kopi/Photo by Brigitte Tohm on Unsplash

Kopi chicory dapat menjadi salah satu cara mengurangi asupan kafein. Secangkir kopi biasa mengandung 95 miligram kafein meskipun terdapat sejumlah variasi biji kopi.

Dengan jenis biji kopi yang digunakan, mengonsumsi kafein dalam jumlah tinggi dapat mengakibatkan efek samping seperti mual, kecemasan, jantung yang berdebar cepat, gelisah, dan insomnia.

Oleh karena itu, kandungan bebas kafein pada kopi chicory secara alami memberikan kesehatan tambahan bagi tubuh. Alasan ini tepat untuk Anda yang ingin berhenti atau mengurangi mengonsumsi minuman berkafein.

Beberapa orang menambahkan akar chicory ke air panas untuk minuman yang benar-benar bebas kafein. Sementara itu, dengan mencampurnya ke dalam sedikit kopi dapat dinikmati dengan asupan kafein yang lebih rendah.

Melansir dari Healthline, satu akar chicory mentah seberat 60 gram dapat mengandung sebesar 44 kalori, 0,8 gram protein, 10,5 gram karbohidrat, 0,1 gram lemak, dan 0,9 gram serat. Kandungan dari akar tersebut dapat menjadi inulin⎼sejenis serat prebiotik yang dapat menurunkan berat badan dan kesehatan usus.

Tidak Dikonsumsi Semua Orang

Menyimpan bubuk kopi./Copyright unsplash.com/@nh7_
Menyimpan bubuk kopi./Copyright unsplash.com/@nh7_

Manfaat yang diterima mungkin tidak dapat dirasakan oleh semua orang. Ada beberapa gejala reaksi yang dapat terjadi, seperti gejala nyeri, bengkak, dan kesemutan pada mulut.

Kemudian, orang dengan alergi terhadap serbuk sari birch (ragweed) harus menghindari sawi putih untuk meminimalisasikan efek samping yang bersifat negatif.

Jika Anda mengalami gejala/ reaksi setelah mengonsumsi kopi chicory, segera hentikan penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda. Selain itu, kopi chicory tidak dianjurkan untuk wanita hamil, karena chicory telah terbukti memicu keguguran dan pendarahan menstruasi.

Terakhir, penelitian tentang keamanan akar chicory untuk wanita yang sedang menyusui masih terbatas. Oleh karena itu, alih-alih menyarankan untuk pergi berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum mengkonsumsinya untuk mencegah gejala yang merugikan.

Reporter: Caroline Saskia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel