Kopi Indonesia kian populer di kalangan jurnalis peliput KTT G20

Kopi Indonesia kian populer di kalangan jurnalis internasional yang hadir meliput KTT G20 di Bali.

"Situasi di sini sangat sibuk, terdapat begitu banyak jurnalis. Namun, saya merasa senang melayani mereka karena banyak dari mereka menyukai kopi Indonesia buatan saya," kata Rama yang menyajikan kopi di pusat media KTT G20 seperti dilansir Xinhua, Selasa.

pria berusia 22 tahun itu menambahkan bahwa mesin kopinya menggunakan biji kopi yang ditanam para petani di Kintamani, Bali, dan Temanggung, Jawa Tengah.

Dalam sehari, Rama mengatakan dia mampu menyajikan hingga 500 cangkir kopi bagi orang-orang di pusat media tersebut mulai dari pagi hingga malam.

Simon Jones, jurnalis media asing yang gemar menyeruput kopi, mengaku sangat menyukai biji kopi Kintamani.

"Ini bukan kali pertama saya menikmati secangkir kopi Bali. Kopi ini memiliki rasa yang luar biasa. Dan saya menceritakannya kepada rekan saya dan orang lain," ujarnya.

Jurnalis media asing lainnya, Amanda Armstrong, mengatakan bahwa dia bisa meneguk hingga lima cangkir kopi dalam sehari.

"Wah, senang sekali ada kopi gratis di pusat media ini. Ini membantu saya tetap melek dan memantau acara," ujarnya sambil tertawa.

Rama menyampaikan harapannya agar acara KTT G20 juga dapat membantu mempopulerkan kopi Indonesia ke negara-negara lain.