Korban Banjir di Kapuas Hulu Salat Jumat di Lapangan

·Bacaan 1 menit

VIVA – Umat Muslim di Desa Semerantau, Kecamatan Kalis, wilayah Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, terpaksa melaksanakan salat Jumat di lapangan terbuka dataran tinggi akibat banjir yang melanda desa mereka.

"Ada 156 rumah warga kami terendam termasuk rumah ibadah, kami terpaksa salat Jumat di lapangan terbuka daerah dataran tinggi di lokasi pengungsian," kata Sekretaris Desa Semerantau Kecamatan Kalis Rusmadi di Putussibau, ibu kota Kabupaten Kapuas Hulu, Jumat, 21 Mei 2021.

Banjir di Desa Semerantau terjadi sejak kemarin dengan kedalaman air rata-rata 2,7 meter, yang mengakibatkan 156 rumah warga terendam terdiri dari 9 fasilitas umum termasuk rumah ibadah dan 147 rumah warga.

Menurut dia, harta benda warga di Semerantau tidak bisa diselamatkan dari banjir, bahkan dua ekor sapi milik warga terseret banjir serta sejumlah sepeda motor dan mobil masih terendam banjir. Sebagian warga mengungsi ke dataran tinggi, bahkan ada juga yang tinggal dan membuat rumah terapung darurat.

Ia berharap segera ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu untuk membantu warga terdampak banjir terutama yang telah mengungsi. (ant)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel