Korban Kapal Tenggelam Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Laporan Wartawan Tribun Jogja, Hanan Wiyoko

TRIBUNNEWS.COM, CILACAP - Nelayan asal Cilacap, Jawa Tengah yang menjadi korban kapal tenggelam akibat gelombang tinggi ditemukan meninggal dunia, Selasa (8/1/2013) sekitar pukul 06.30 WIB. Tim Search and Rescue (SAR) gabungan sebelumnya melakukan pencarian sejak laporan kapal tenggelam diterima pada Senin (7/1/2013) pagi.

Korban meninggal bernama Darsito (30), warga Jalan Punto RT 03 RW 02 Gumilir Cilacap. Dia dan nelayan, Seno (32) terjatuh ke laut setelah perahu jungkung katir bernama lambung 'Anugrah Illahi' pecah dihantam gelombang tinggi di perairan Plawangan, Majingklak, Karanganyar, Kecamatan Kampung Laut, Cilacap. Saat kejadian, dua nelayan sedang dalam perjalanan pulang melaut.

"Korban sudah ditemukan. Korban terbawa ke pinggir bersama sampah-sampah di Selok Timur, Krapyak Ciamis,Jawa Barat," kata anggota Badan SAR Nasional posko Cilacap, Nurul Fauzan kepada Tribun Jogja (Tribunnews Network), Selasa (8/1/2013) pagi.

Ia menambahkan, korban pertama kali ditemukan oleh nelayan pencari lobster. Kemudian penemuan tersebut dilaporkan ke tim SAR gabungan yang bermalam di sekitar lokasi pencarian.

"Korban ditemukan di cekungan di antara dua tebing. Lokasi penemuan sekitar 700 meter ke arah barat dari lokasi tenggelam," lanjutnya.

Seperti diberitakan, dua nelayan menjadi korban kecelakaan laut akibat gelombang tinggi. Satu nelayan, Seno selamat dan menderita luka-luka. Sedangkan Darsito ditemukan meninggal dunia. Akibat gelombang tinggi yang mencapai sekitar 3 hingga 4 meter membuat ribuan nelayan di Cilacap, Jawa Tengah enggan melaut.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.