Korban Kebakaran Pasar Ciputat Tangsel Butuh Tempat Tinggal

Merdeka.com - Merdeka.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berusaha untuk merelokasi korban kebakaran lapak di area Pasar Ciputat, ke kontrakan. Dalam insiden kebakaran Rabu kemarin, lapak pedagang, belasan rumah tempat tinggal warga hangus dilahap si jago merah.

"Karena ini tanah pribadi bukan pemerintah dan ada sebagian yang kontrak, maka kita akan pelajari secara hukum, yang terbaik seperti apa," kata Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan di Musala area pasar Ciputat, Jumat (13/5).

Dari diskusi yang berlangsung antara Pemkot dengan warga, diketahui saat ini warga memerlukan tempat tinggal sementara. Meski seluruh harta bendanya telah habis terbakar.

"Di Dinas Perkimta ada anggaran itu, nanti kita lihat berapa lama dan di mana untuk kontrak sementara," jelasnya.

Kepala Dinas Perkimta Aries Kurniawan, menjelaskan, untuk solusi terdekat, akan dikontrakan selama tiga bulan hingga enam bulan, sampai proses ini selesai ditangani.

"Kita akan kontrakan namun untuk lokasi dan di mananya kordinasinya dengan wilayah seperti Kelurahan dan Kecamatan," ungkapnya.

Pilar pun berpesan, saat masih dalam proses penanganan warga dilarang untuk membangun kios di lahan tersebut.

"Saya berpesan jangan dibangun, kita tunggu prosesnya, karena Dinas Perindustrian akan mencari solusi terbaik untuk para pedagang, Dinas Perkim akan mencari solusi untuk kontrakan warga, dinas sosial akan memenuhi kebutuhan makan dan minum selama di pengungsian, dinas kesehatan akan standby untuk pemeriksaan kesehatan, dinas disdukcapil akan mendata dan mencetak dokumen yang rusak," tutur dia. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel