Korban Kecelakaan Cibubur, Anggota TNI AL dan Istri Dimakamkan Siang Ini di Jonggol

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang anggota TNI AL Suparno dan istrinya yang menjadi korban kecelakaan maut di Jalan Alternatif Cibubur, Jakarta Timur, Senin (18/7), akan di makamkan hari ini. Rencananya, pemakaman dilakukan sekitar pukul 13.00 WIB.

"Almarhum dan almarhumah akan di makamkan di Tempat Pemakaman Keluarga TNI AL Jonggol pukul 13.00 WIB," kata Kadispenal Laksamana Pertama Julius Widjojono saat dihubungi merdeka.com, Selasa (19/7).

Kini kedua jenazah sudah berada di rumah duka di Perumahan TNI Angkatan Laut, Sukamana, Jonggol.

"Nanti akan di lakukan dengan upacara militer," terang Widjojono.

Widjojono menjelaskan, Suparno merupakan anggota TNI dengan jabatan Spersal Angkatan Laut. Sedangkan istrinya sebagai anggota PNS TNI AL. Kala itu Suparno sedang perjalanan pulang bersama istrinya.

Sebelumnya, kecelakaan maut yang melibatkan truk BBM pertamina bernomor polisi B 9598 BEH menewaskan 11 orang. Kejadian tersebut terjadi jalan Alternatif Cibubur, Senin (18/7) pukul 15.30 WIB.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman menerangkan, truk Pertamina itu melaju dari arah Cibubur menuju Cileungsi, di lokasi yang kondisi jalannya menurun.

"Kondisi jalan menurun dan di TKP ada lampu merah, ada kendaraan yang sudah berhenti," kata Kombes Latif Usman.

Latir menerangkan, ada 12 kendaraan terlibat kecelakaan hingga 11 orang dinyatakan meninggal. Kendaraan tersebut diantaranya dua unit mobil dan 10 kendaraan bermotor.

"Sementara korban ada di (RS Polri) Kramatjati. Ada 11 orang meninggal dunia. Tapi ini kita cek kembali," kata dia

Informasi yang dihimpun, truk Pertamina itu mengalami rem blong saat berada di jalan menurun, hingga supir tak mampu menghentikan laju kendaraannya, sementara di depannya terdapat pengendara lain yang sedang menunggu lampu merah. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel