Korban Kecelakaan Kontainer Maut Bekasi Dipastikan Dapat Santunan, Ini Nominalnya

Merdeka.com - Merdeka.com - Direktur Operasional Jasa Raharja, Dewi Aryani memastikan seluruh korban kecelakaan maut di depan SDN Kota Baru 2, Jalan Sultan Agung, Kota Baru, Bekasi Barat, Kota Bekasi, akan mendapatkan santunan.

"Yang menjadi korban atas kecelakaan ini, jadi yang kami jamin adalah korban yang di luar dari kendaraan penyebab," katanya kepada wartawan di lokasi, Rabu (31/8).

Dia menyebut, ahli waris korban meninggal dunia akan mendapatkan santunan sebesar Rp50 Juta. Sementara untuk korban luka-luka, mendapatkan santunan paling besar Rp20 Juta.

"Jadi jaminan kita untuk meninggal dunia, kita masih melakukan pendataan ahli waris, setiap korban itu mendapat 50 juta, untuk luka-luka sudah dikeluarkan surat jaminan ke rumah sakit, masing-masing maksimal 20 juta," jelasnya.

Dewi menambahkan, saat ini pihaknya belum memberikan bantuan kepada sopir truk kontainer penyebab kecelakaan. Pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan polisi.

"Jadi nanti sopir dan yang ada di dalamnya itu akan kita lihat lagi, laporan polisinya seperti apa," ujarnya.

Sebelumnya, 20 Anak SD menjadi korban kecelakaan kontainer yang menabrak tiang pemancar sinyal di depan SDN Kota Baru 2, Jalan Sultan Agung, Bekasi Barat, Kota Baru, Rabu (31/8) siang.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman mengatakan, sebanyak 20 anak menjadi korban. Dia menyebut, tujuh orang di antaranya meninggal dunia.

"Anak sekolahan ada 20 orang lebih yang menjadi korban dan yang sudah meninggal tadi anak sekolahnya ada tujuh," katanya kepada wartawan.

Dia menyebut, seluruh korban anak SD sedang menunggu di halte yang berada tepat di depan sekolah.

"Kebetulan lagi menunggu, kebetulan sedang berada di halte, sedang berkumpul, tiba-tiba ada kendaraan truk trailer dan menabrak dua sepeda motor," jelasnya.

Untuk total keseluruhan korban, lanjut Latif, saat ini korban luka mencapai 20 orang, sementara korban meninggal mencapai 10 orang.

"Jadi korban sampai saat ini adalah secara keseluruhan ada 30, tapi yang meninggal 10 orang," katanya.

Seluruh korban saat ini telah dibawa ke rumah sakit Ananda dan RSUD Kota Bekasi. [fik]