Korban Kecelakaan Maut di Kaltim Terima Santunan

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Sarassani

TRIBUNNEWS.COM, TANA PASER  - Asuransi Jasa Raharja melalui Hajjah Sitti Hapsyah, istri Wakil Bupati Paser HM Mardikansyah, Selasa (2/9/2012), menyerahkan hak santunan korban kecelakaan lalu lintas di jalan poros Balikpapan-Samarinda Km 57 di Pendopo Kabupaten Paser.

Hak santunan tersebut menurut Kepala Cabang Jasa Raharja Kalimantan Timur Tri Haryanto SKom MKom, khusus untuk enam orang korban kecelakaan yang terjadi Jumat (27/9/2012) lalu, karena hak santunan untuk korban lainnya sudah diserahkan sehari sebelumnya.

"Seperti kita ketahui bersama, dalam musibah kecelakaan di Km 57 kemarin mengakibatkan 8 orang tewas, besoknya korban yang kritis meninggal dunia juga. Nah, dari 9 korban meninggal dunia itu, enam di antaranya berdomisili di Kabupaten Paser," kata Tri Haryanto.

Kepada masing-masing ahli waris korban laka lantas yang meninggal dunia, lanjut Tri Haryanto, Jasa Raharja memberikan hak santunan sebesar Rp 25 juta, sedangkan korban yang luka-luka yang sekarang menjalani perawatan di rumah sakit, Jasa Raharja juga memberikan hak santunan maksimal Rp 10 juta.

Seperti diberitakan, akibat tabrakan maut mobil Xenia KT 1580 CA dengan truk Isuzu KT  8982 AO di Km 57 mengakibatkan 9 orang meninggal dunia. Seperti, Yunani,53, Agus Praptana,46, Tamrin,57, Taupik,32, keempat korban ini merupakan warga Desa Batu Kajang Kecamatan Batu Sopang Kabupaten Paser.

Sedangkan Herani,33, Akhmad Kusasi,41, warga Kecamatan Long Kali, dan Sarifuddin,47, warga Kerang Dayo Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser. Adapun  M Irfan dan Jamhuri tercatat sebagai warga Kota Baru, Kalsel.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.