Korban Ledakan Tugboat Hilang Diduga Terjebak dalam Kamar

Merdeka.com - Merdeka.com - Eroll Samallo (60), korban ledakan di atas tugboat Blue Dragon 12 di perairan Semoi di kecamatan Sepaku, kabupaten Penajam Paser Utara, Sabtu (23/7) kemarin masih dicari sampai hari ini. Dia diduga terjebak dalam kamar dalam tugboat yang terbakar dan akhirnya tenggelam.

Polisi memastikan ada 12 orang di atas tugboat termasuk nakhoda. Tujuh orang selamat pascakejadian. Empat korban luka kini dirawat di Balikpapan, setelah sempat menjalani perawatan di Puskesmas Sepaku.

"Empat korban luka menjalani perawatan di RS Bhayangkara (di Balikpapan)," kata Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yusuf Sutejo dalam penjelasan Minggu (24/7).

Yusuf menjelaskan dari penyelidikan awal ledakan terjadi pada lambung tengah tugboat. "Sekitar 10 menit kemudian kapal tenggelam," ujar Yusuf.

Direktur Polairud Polda Kaltim Kombes Pol Donny Adityawarman menjelaskan, empat korban selain mengalami luka bakar, juga ada yang mengalami dislokasi tulang bahu. Saat ini menurut Donny fokus pada pencarian korban hilang lebih dulu.

"Korban E (Eroll Samallo) diduga tertinggal di kapal, di dalam kamar kapal dan ikut tenggelam. Selesai (pencarian) nanti, kapal rencananya akan diangkat dan akan datangkan forensik," ujar Donny.

Donny juga memastikan sebelum kapal tugboat terbakar dan tenggelam didahului terjadinya ledakan. "Sebab kejadian tidak bisa diduga kalau belum dilakukan investigasi lebih lanjut ahli forensik nanti," demikian Donny.

Diketahui ledakan itu terjadi sekitar pukul 16.30 Wita, Sabtu (23/7). Tugboat sebelumnya berlabuh sejak Rabu (20/7) dan berada di samping tongkang Sea Dragon 2712 untuk menunggu antrean bongkar buat batu bara di pelabuhan Semoi Prima Lestari.

"Sekitar 30 menit sebelum kejadian ada pengelasan pada bagian buritan tugboat oleh mekanik. Tiba-tiba terjadi ledakan pada tugboat yang diduga dari bagian tengah tugboat," kata Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Balikpapan, Basri, Sabtu (23/7). [fik]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel