Korban Meninggal akibat Ledakan saat Ngaben Massal di Bali Bertambah Jadi Tiga Orang

Merdeka.com - Merdeka.com - Korban meninggal dunia terkait ledakan saat Upacara Ngaben Massal di Desa Belega, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar pada Jumat (19/8) bertambah satu menjadi tiga orang. Korban ketiga bernama I Kadek Dwi Putra Jaya (30) yang mengalami luka bakar 74 persen akhirnya meninggal dunia dalam perawatan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr IGNG Ngoerah atau RSUP Sanglah Denpasar.

"Di mana (korban) mengalami luka bakar lebih dari 74 persen ditambah lagi dengan adanya tanda-tanda trauma jalan napas. Angka kematian pada kasus luka bakar di atas 50 persen itu cukup tinggi," kata Agus Roy Rusly Hariantana Hamid, staf Medis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik RSUP Prof IGNG Ngoerah, Senin (29/8).

Ia menyebutkan bahwa penyebab kematian korban adalah kegagalan napas karena faktor metabolik akibat luka bakar yang dalam. Luka itu tidak bisa ditutup segera dengan jaringan kulit yang sangat minim.

"Luka bakarnya itu sampai grade tiga, sampai ke dalam otot, sehingga sangat sulit sekali mengembalikan jaringan yang sudah mati. Kedua, untuk menggantikan jaringan yang mati itu, tidak ada donor pada pasien itu," imbuhnya.

Korban Meninggal Sabtu Malam

Pada Sabtu (27/8) pukul 18.15 Wita dilakukan intubasi, yakni pemasangan alat bantu napas karena kondisinya semakin menurun. Selain itu juga diberikan obat tidur. Pada pukul 22.00 Wita korban mengalami gagal napas mendadak. Pasien dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 23.45 Wita.

Sebelumnya, dua korban ledakan tabung minyak kompor pembakaran jenazah saat upacara ngaben massal lebih dulu meninggal dunia di RSUP Sanglah, Sabtu (20/8). Dua korban bernama Bagus Oscar Norizon Ninu dan I Kadek Gian Permana Putra.

Seperti diketahui, tabung minyak kompor pembakaran jenazah meledak saat upacara ngaben atau kremasi massal di Kuburan Desa Adat Selat, Desa Belega Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali, pada Jumat (19/8) sekitar pukul 19:30 Wita. Sekurangnya 8 orang mengalami luka bakar dalam peristiwa itu. Tiga di antaranya meninggal dunia setelah mendapat perawatan di RSUP Sanglah. [yan]