Korban Meninggal akibat Longsor di Gowa Bertambah Jadi Lima, Dua Lainnya Masih Dicari

Merdeka.com - Merdeka.com - Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban bencana tanah longsor di Desa Lonjoboko, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel). Sejauh ini sudah lima orang warga ditemukan meninggal dunia akibat bencana itu.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Sulsel Muhammad Rizal mengatakan, pada pencarian hari ini ditemukan dua orang meninggal dunia. Sehari sebelumnya, tim SAR gabungan telah menemukan tiga orang meninggal dunia.

"Total korban meninggal yang ditemukan hingga saat ini sudah lima orang. Dua ditemukan identitasnya Daeng Ngaseng (60) yang merupakan warga sekitar dan Jumriah (37) yang sebelumnya dilaporkan hilang saat longsor terjadi," ujarnya kepada wartawan, Kamis (17/11).

13 Titik Longsor

Rizal mengungkapkan korban meninggal ditemukan pada Rabu (16/11) malam yakni: Aeni (47), Nurhaya (24), dan Sunaria (38).

"Tiga jenazah yang ditemukan sebelumnya sudah diserahkan ke pihak keluarga dan telah dimakamkan. Dua orang warga yang dilaporkan hilang yakni Nursamsi (25) dan Muh Royan (6) masih dalam pencarian," ungkapnya.

Sementara Kepala Kepolisian Resor Gowa Ajun Komisaris Besar Tri Goffarudin Pulungan menyebut setidaknya ada 13 titik longsoran. "Hujan deras menyebabkan 13 titik longsor. Dan terparah empat," ucapnya. [yan]