Korban meninggal corona di Hubei China kian bertambah

BEIJING/SHANGHAI (Reuters) - Korban meninggal akibat wabah virus corona di Provinsi Hubei China masih terus bertambah dengan 116 kematian baru, demikian diungkapkan komisi kesehatan provinsi, Jumat.

Komisi tersebut pada Jumat tidak mengungkapkan jumlah kematian keseluruhan dari virus yang baru teridentifikasi, yang mencapai 1.310 pada Kamis.

Dari kematian baru, 88 di antaranya tercatat di ibu kota provinsi Wuhan, yang diyakini sebagai tempat pertama kali muncul virus seperti flu pada Desember lalu.

Sebanyak 4.823 kasus lainnya terdeteksi di Hubei, menambah jumlah total di provinsi tersebut menjadi 51.986 kasus. Lebih dari empat perlima dari kasus baru di provinsi itu terdapat di Wuhan.

Angka baru tersebut tidak memberikan indikasi wabah virus corona mendekati puncaknya, kata Adam Kamradt-Scott, ahli penyakit menular di Pusat Studi Keamanan Internasional di Universitas Sydney.

"Berdasarkan tren dalam kasus terkonfirmasi saat ini, ini tampaknya menjadi indikasi yang jelas bahwa sementara pihak berwenang China melakukan yang terbaik untuk mencegah penyebaran virus corona, sejumlah langkah yang cukup drastis yang telah mereka terapkan hingga saat ini tampaknya terlalu sedikit, sudah terlambat, "katanya.

Rekor kematian harian lebih dari 240 tercatat pada Kamis setelah komisi kesehatan mulai menghitung kasus yang didiagnosis melalui metode klinis baru.