Korban Penculikan Mantan Napi Teroris Dapat Trauma Healing dari Mabes Polri

Merdeka.com - Merdeka.com - Mabes Polri melakukan pendampingan dan penyembuhan trauma terhadap KDP, anak korban penculikan yang dilakukan ARA, pria yang mengaku sebagai mantan narapidana kasus terorisme, Selasa (9/5) lalu.

Kasubag Kriminal SDM Mabes Polri Kompol Muhammad Mujib Ridwan menegaskan pihaknya masih terus mengumpulkan keterangan dan upaya penyembuhan trauma terhadap anak korban tersebut.

"Kami dari tim Mabes melakukan pendampingan terhadap korban dan saksi korban yang ada di sini. Intinya kami melihat kondisi dengan cara wawancara dan observasi," kata Muhammad Mujib Ridwan di rumah KDP, kawasan Pondok Betung, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Jumat (13/5).

Dia menerangkan, dalam upaya penyembuhan trauma terhadap korban penculikan itu, dia masih terus memantau kondisi psikologis korban. Ke depan, timnya juga akan kembali melakukan komunikasi dengan korban untuk penyembuhan rasa traumanya.

"Sehingga kami masih melakukan analisis di sana. Yang penting di sini, tindakan awal melihat kondisi pskilogis yang terjadi pada korban. Sementara ini, kami masih melakukan observasi dan pengumpulan data. Nanti hasilnya akan sampaikan ke user," bebernya.

Berdasarkan keterangan korban kepada tim trauma healing Mabes Polri, kata Mujib Ridwan, korban mengakui sempat dilakukan hipnotis oleh pelaku penculikan anak. Namun dia membantah kalau korban mengalami linglung usai penculikan itu.

"(Korban dihipnotis) itu informasi dari dia ya, Kami hanya melihat kondisi mental pskilogisnya saja. (Linglung) tadi masih ngomong," jelasnya.

Meski dia tidak dapat memastikan kalau kondisi psikologis KDP baik-baik saja, usai peristiwa penculikan yang dialami.

"Kami belum bisa mengatakan seperti itu (baik-baik), jadi saat ini hanya bisa observasi dan wawancara saja," lanjutnya.

Selain KDP, penyembuhan trauma juga dilakukan terhadap dua rekan KDP. "Semua mendapatkan pendampingan psikologis, agar menenangkan kondisi mereka. Agar tidak mengalami traumatis," katanya. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel