Korban Perkosaan WN China Lapor Polisi Disuruh Damai, Polda Metro: Sudah Penyidikan

Merdeka.com - Merdeka.com - Polda Metro Jaya memastikan kasus LK (30) yang diperkosa seorang warga negara China sudah naik tahap penyidikan. Kini, penyidik tengah melacak keberadaan si terlapor.

Demikian dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan, Jumat (24/6).

"Terkait kasus ini maka kami bisa simpulkan, akan kita naikan statusnya ke penyidikan," kata Zulpan kepada awak media di Mapolda Metro Jaya.

Penyidik telah melakukan panggilan dua kali terhadap yang terlapor namun, tidak datang tanpa keterangan yang jelas.

"Masih kita cari (keberadaan pelaku)," singkatnya.

Sebelumnya LK mengenal K, terduga pelaku pemerkosaan berawal dari media sosial pada 2020 silam. Selama hampir empat bulan, keduanya intens menjalin komunikasi melalui aplikasi pesan singkat.

Hingga dua kali bertemu, saat itu IK mengaku tak menaruh rasa curiga sedikit pun. Apalagi, secara penampilan, K terlihat seperti seorang intelektual. "Kami berkomunikasi 4 bulan tatap wajah. Sempat bertemu di restoran tidak ada gelagat jahat dari K," ucap IK.

Kejadian pemerkosaan pun bermula ketika K mengajak LK untuk makan di apartemen kawasan Jakarta Barat. K berdalih kala itu Covid-19 akan membatasi jam makan di restoran

Hasil pertemuan tersebut yang tidak diduga LK, akan terjadi pemerkosaan setelah mengenal K yang cukup lama yang dikiranya adalah sosok yang baik dan berintelektual. [rhm]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel