Korban Serangan Brutal di London Tentara Baik Hati

TEMPO.CO, London - Korban penikaman oleh dua orang yang mengatasnamakan Islam akhirnya diumumkan. Dia diidentifikasi sebagai Lee Rigby dari Batalion ke-2 Resimen Kerajaan.

Rigby, 25 tahun, dari Manchester, meninggalkan seorang putra berusia dua tahun. Keluarganya menyatakan dia pria yang baik dan ramah. "Lee akan melakukan apapun untuk siapa pun, dia selalu melindungi dan berperan sebagai 'saudara' bagi semua orang," kata seorang juru bicara keluarganya.

Rigby juga disebut-sebut sangat menyayangi keluarganya.  "Keluarganya sangat berarti baginya. Dia adalah seorang anak yang penuh kasih, suami, ayah, kakak, dan paman, dan seorang teman bagi banyak orang," kata pernyataan lain keluarganya.

Ia bergabung dengan Angkatan Darat pada tahun 2006. Dia digambarkan sebagai "ayah yang penuh kasih kepada putranya, Jack" dan "seseorang yang akan sangat dirindukan oleh semua orang yang mengenalnya".

Dua tersangka ditembak oleh polisi setelah serangan Rabu di Woolwich, keduanya kini ditahan. Mereka ditangkap dengan tudingan konspirasi pembunuhan, salah satunya diketahui sebagai Michael Adebolajo, simpatisan Islam garis keras.

Scotland Yard mengatakan penangkapan terakhir dilakukan terhadap seorang pria dan wanita, keduanya berusia 29 tahun.

BBC | TRIP B

Terhangat:

Kisruh Kartu Jakarta Sehat | Menkeu Baru | Vitalia Sesha | Ahmad Fathanah

Terpopuler:

PKS: VW Caravelle Milik Luthfi, bukan DPP

Twitter Dipo Soal Franz Magnis Dinilai Tak Pantas

Orangtua Darin Kenalkan Luthfi Hasan Sebagai Suami

KPK Sita Lagi Mobil Luthfi di PKS, Johan: Lancar

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.